Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Petugas pemantau kesehatan hewan kurban Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja melakukan pemeriksaan kesehatan kambing di Jalan Pramuka, Jumat (9/8/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL – Menjelang Hari Raya Kurban yang jatuh pada 11 Agustus2019, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul mengimbau bagi warga yang membeli hewan kurban lebih teliti dengan mengecek hewan yang akan dibeli. Tujuannya agar hewan yang dipilih benar-benar sehat dan tidak terkontaminasi penyakit.
Kepala DPPKP Bantul, Pulung Hariyadi menyampaikan hewan kurban rentan terkena penyakit zoonosis dan beberapa penyakit lain, jika hewan tersebut tidak mendapatkan perawatan yang baik dan benar dari peternak.
“Selain Zoonosis ada juga hewan yang terinfeksi cacing hati cukup perlu diwaspadai, 2018 lalu ada 123 hewan yang terinfeksi cacing hati, 80 persen sapi dan sisanya kambing sama domba,” katanya, Senin (29/7/2019).
Pulung turut menuturkan, penyakit antraks juga patut diwaspadai ketika hendak membeli hewan kurban. Oleh karena itu pengawasan hewan kurban akan terus dilakukan oleh pihak DPPKP Bantul.
“Lebih baik sebelum membeli hewan kurban, warga harus meminta Surat Keterangan Hewan [SKH] hewan tersebut yang telah diberikan dari asalnya hal ini agar memastikan hewan kurban benar-benar sehat, RPH [Rumah Pemotongan Hewan] juga harus rajin melakukan pemeriksaan hewan yang datang,” jelas Pulung.
Sementara untuk penangan infeksi cacing hati, Pulung menyampaikan hal tersebut bisa ditangani dengan cara membuang bagian tubuh hewan yang terinfeksi. “Dengan pemotongan bagian yang terinfeksi maka hal tersebut sudah tidak jadi masalah, tapi bagian yang dipotong jangan sampai dikonsumsi,” lanjutnya.
Ia menambahkan, pada Idul Adha kali ini pihaknya memprediksi jumlah hewan kurban yang disembelih di wilayah Bantul sekitar 19.000 ekor seperti pada 2018 silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.