Pelatihan Bagi Calon Pramugari Dibuka

Ilustrasi Pramugari - Bussinesinsider
07 Agustus 2019 20:57 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES - Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo membuka pelatihan pada pramugari dan paket pelatihan kebandarudaraan lainnya. Untuk pramugari, hanya ada satu paket pelatihan bagi 16 peserta saja yang digelar.

Kepala BLK Kulonprogo Saryono mengatakan, pembukaan pelatihan untuk angkatan V digelar BLK pada Rabu (7/8/2019). "Untuk angkatan V ini dibuka 13 paket, salah satunya bagi pramugari untuk kesiapan SDM bandara," ungkap Saryono, Rabu.

Dari 13 paket yang digelar di angkatan V tersebut, ada 128 peserta yang berhasil masuk. Paket pelatihan yang digelar meliputi pelatihan pembuatan hiasan busana, otomotif, desain grafis, front liner, house keeping, ground staff, cargo staff, aviation security, pramugari, pelatihan pembuatan roti.

"Animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan masih cukup tinggi, pada akhir Juli pendaftar sampai 2.958 orang, jumlah terbesar pada pelatihan kebandarudaraan," ungkap Saryono. Jumlah pendaftar pada pelatihan kebandarudaraan yaitu 869 orang.

Untuk pelatihan pramugari dan pelatihan kebandarudaraan lainnya, jangka waktu pelatihan dilakukan selama 30 hari. Hanya satu paket saja yang disediakan bagi calon pramugari dengan jumlah peserta 16 orang.

"Nantinya peserta yang dinyatakan lulus akan diikutkan uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi," ujar Saryono.

Sampai saat ini dari Februari lalu, total pihaknya sudah menggelar pelatihan sebanyak 53 paket. Di tahun ini, ada 92 paket pelatihan yang dibuka BLK secara bertahap.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekertariat Daerah Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono mengatakan pelatihan diberikan salah satu tujuannya untuk menunjang SDM di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA).

"Masyarakat Kulonprogo jangan hanya menjadi penonton saja. Adanya pelatihan berbasis kompetensi ini supaya SDM di Kulonprogo lebih berkompeten dan mengembangkan kompetensi kerja sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya," ungkap Bambang.