Habiskan Rp160 Juta, Program Pakan Monyet Gunungkidul Tak Efektif
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Sidang paripurna di DPRD Gunungkidul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 500 tamu undangan bakal menghadiri pelantikan anggota DPRD Gunungkidul periode 2019-2024. Rencananya pelantikan dilaksanakan Senin (12/8/2019).
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Gunungkidul, Hery Sukaswadi, mengatakan dari sisi persiapan saat ini sudah memasuki tahap final. Menurutnya, persiapan terakhir yakni geladi bersih yang rencananya dilaksanakan Sabtu (10/8). “Semua sudah oke dan besok [hari ini] dilaksanakan persiapan terakhir dengan geladi bersih prapelantikan,” kata Hery kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).
Menurut dia pelaksanaan geladi bersih sebagai upaya agar pelantikan berjalan dengan lancar. Di dalam latihan anggota Dewan terpilih mengikuti simulasi pelantikan. “Mereka [calon anggota Dewan terpilih] melakukan ujicoba upacara pelantikan agar saat pelaksanaan berjalan dengan lancar,” katanya.
Disinggung mengenai surat keputusan dari Gubernur DIY, Hery mengaku tidak masalah karena surat tersebut sudah turun sejak Kamis (8/8). Untuk itu, tidak ada masalah dengan dokumen karena semua kebutuhan dalam pelantikan sudah dipersiapkan. “Mudah-mudahan saat pelantikan tidak ada kendala yang dapat mengganggu jalannya acara,” katanya.
Rencananya pelantikan dihadiri 500 undangan yang terdiri dari anggota Dewan terpilih, keluarga, tokoh masyarakat, anggota Dewan lama hingga jajaran Forkompida Gunungkidul. Untuk pelantikan, Hery mengakui mengalokasikan anggaran Rp45 juta. “Undangan sudah kami kirimkan sejak Kamis kemarin,” katanya.
Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat DPRD Gunungkidul, Madyarina Mulyaningsih, mengatakan anggota Dewan terpilih difasilitasi baju kedinasan. Total anggaran yang disediakan mencapai Rp300 juta. Dana ini tidak hanya untuk membeli kain baru, tetapi juga ongkos jahit kepada setiap anggota. “Kami tidak ingin berpolemik sehingga urusan membuat baju diserahkan ke masing-masing anggota,” katanya.
Rencananya seragam baru untuk anggota DPRD terdiri dari lima jenis yakni dua stel pakaian sipil harian (PSH), untuk pakaian sipil resmi (PSH), pakaian dinas lengkap (PDL) dan pakaian dinas harian (PDH) masing-masing satu potong. “Total ada lima baju yang diberikan kepada anggota Dewan yang baru,” kata Rina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.