Disperindag Pastikan Seluruh SPBU di Gunungkidul Ditera Ulang

Ilustrasi. - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
05 September 2019 23:17 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Umum (SBPU) di Gunungkidul telah ditera ulang. Dengan adanya tera, dipastikan tidak ada pompa bensin yang takarannya melenceng.

"Kami adakan inspeksi mendadak [sidak] dengan penera untuk mengecek seluruh dispenser bahan bakar menggunakan alat takar. Tera ulang fungsinya menyesuaikan liter yang keluar dari nosel agar pas," ujar Kepala Seksi Metrologi Legal Disperindag Gunungkidul, Andarwati, Kamis (5/9/2019).

Andarwati mengatakan setiap setahun sekali jajarannya menguji jumlah bahan bakar yang keluar apakah sesuai atau tidak secara rutin. Hal tersebut dilakukan dalam rangka melindungi konsumen dari SPBU nakal yang tidak pas dalam menakar BBM. "Kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan melihat secara jeli apakah saat pengisian meteran mulai dari angka nol atau belum," ujarnya.

Disperindag mengimbau agar SPBU selalu memasang imbauan tulisan Pasti Pas. Tulisan tersebut dapat membuat masyarakat semakin teliti dengan takaran yang ada. "Dalam pelayanan pegawai juga harus mengatakan mulai dari nol untuk meyakinkan pelanggan," katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih, menuturkan penyelewengan yang dilakukan oleh pegawai SPBU nakal ini biasanya tidak pada ukuran per liter yang dikurangi, tetapi lebih ke cara pengisian yang tidak dimulai dari angka nol. "Biasanya masyarakat tidak jeli dan apatis tidak membuat laporan yang berisi kritik dan saran," ujarnya.

Oleh karena itu, Disperindag meminta kepada masyarakat agar jeli ketika mengisi BBM di SPBU. Masyarakat diminta untuk menyampaikan kritik dan saran kepada masing-masing pengelola SPBU apabila menemukan adanya pengisian yang tidak dimulai dari angka 0 liter dan 0 rupiah. "Jika ada langsung laporan kepada kami, akan kami beri peringatan bagi SPBU yang nakal," katanya.