Proyek Gedung Metrologi Terus Dikebut

Pekerja menyelesaikan pembangunan gedung UPT Metrologi Bantul, Selasa (10/9/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
10 September 2019 22:47 WIB Kiki Luqmanul Hakim Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Gedung UPT Metrologi di Bantul terus dikebut. Proyek pengerjaan gedung tersebut merupakan program kegiatan Dinas Perdagangan Bantul serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Metrologi Bantul.

Kepala UPT Metrologi Bantul Henry Hartanti mengatakan pengerjaan gedung yang menelan bujet hingga Rp1,25 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul tersebut dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, kata dia, adalah membangun Lantai I dan tahap kedua adalah penyelesaian Lantai II dan keseluruhan bangunan.

“Gedung UPT Metrologi dibangun mulai 30 Juli dan akan selesai 12 Desember 2019. Kontrak perjanjiannya selama 135 hari, jadi setelah tahap pertama selesai langsung dilanjutkan dengan tahap kedua agar cepat selesai,” ucap dia saat ditemui Harianjogja.com disela-sela monitoring pembangunan Gedung UPT Metrologi oleh Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bantul, Selasa (10/9/2019).

Monitoring, kata dia, dilakukan untuk memastikan sejauh mana pekerjaan pembangunan gedung Metrologi Bantul. “Jadi ditinjau bagaimana progres pengerjaannya, apakah sudah sesuai dengan prosedur atau sudah sesuai dengan perencanaan,” kata dia.

Gedung Metrologi, imbuh Henry, dibangun dalam rangka peningkatan fasilitas sarana dan prasarana pelayanan tera ulang peranti ukur. Dengan adanya gedung tersebut, masyarakat diharap bisa menerakan peranti ukur miliknya dengan alat penera yang sesuai standar. “Kalau sekarang memang masih memakai alat yang belum standart,” kata Henry.