Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dan lava pijar pada Senin (18/2/2019) pagi. Kondisi tersebut terpantau dari daerah Bimomartani, Ngemplak, Sleman./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA- Produksi magma di Gunung Merapi masih terus berlangsung. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memperkirakan awan panas letusan (APL) pada Minggu (22/9/2019), masih berpotensi terjadi lagi.
Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan terjadinya APL kemungkinan disebabkan dua faktor. Selain adanya tekanan gas dari produksi magma yang masih terjadi, kemungkinan kedua dikarenakan akibat suplai magma yang terus berproduksi dan meningkat secara dratis.
"Adanya tekanan gas dari produksi magma yang terus berproses, kemudian rekah-rekahan di kubah Merapi tertutup. Saat terjadi peningkatan tekanan, rekahan tersebut berubah fungsi menjadi katup,” katanya di kantor BPPTKG, Senin (23/9/2019).
Suplai magma yang terus berproduksi dan meningkat secara dratis, katanya, terekam dari beberapa gempa internal yang cukup intensif. Gempa itu muncul dalam tiga bulan terakhir atau sebelum APL terjadi. Intensitas gempa-gempa internal, seperti gempa gempa vulkanik dalam (VTA), gempa vulkanik dangkal (VTB), dan multiphase (MP) meningkat.
Berdasarkan data BPPTKG juga, satu jam sebelum terjadi API, volume gas dan suplai magma mengalami peningkatan. Hal ini teramati dari naiknya suhu di beberapa titik kubah yang mencapai 100 derajat Celsius. "Peningkatan suplai magma ini menyebabkan peningkatan gas. Proses APL terjadi tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, karena berlangsung sangat cepat," katanya.
Agus menyatakan pihaknya memperkirakan APL akan tetap terjadi. BPPTKG memperkirakan dari APL yang terjadi Minggu kemarin, Merapi mengeluarkan material sebanyak 50.000 meter kubik. Jika dibandingkan dengan volume kubah lava yang teramati terakhir pada 19 September yakni 468.000 meter kubik, maka volume di kubah dipastikan meningkat.
“Status Gunung Merapi masih tetap waspada dengan jarak aman beraktivitas sejauh 3 kilometer dari puncak. Karena APL akan berulang, entah kapan, kita juga telah memperingatkan dan meminta penerbangan untuk mewaspadai,” katanya.
Kepala BPPTKG Jogja Hanik Humaida mengatakan APL Gunung Merapi pada Minggu (22/9/2019) siang belum memengaruhi kestabilan kubah lava di puncak gunung api tersebut. Saat ini, kubah lava gunung api itu masih dalam kondisi stabil. "Ini terjadi seiring dengan berlangsungnya suplai magma, gas vulkanik diproduksi secara kontinyu. Karena dinamika tekanan, gas dapat tersumbat dan terakumulasi di bawah kubah lava dan terlepas secara tiba-tiba, mendobrak kubah lava sehingga runtuh menjadi awan panas," papar Hanik.
Ancaman bahaya yang dapat ditimbulkan dari aktivitas erupsi saat ini, masih sama dengan sebelum-sebelumnya yaitu luncuran awan panas dan lontaran material erupsi di dalam radius tiga km dari puncak Merapi. "Hasil pemodelan menunjukkan jika kubah lava saat ini (461.000 m3) runtuh, luncuran awanpanas tidak melebihi radius 3 km," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.