Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Lautan manusia di pertigaan Jalan Gejayan- Jalan Colombo Sleman, Senin (23/9/2019). /Harian Jogja-Bhekti Suryani
Harianjogja.com, SLEMAN-- Ribuan manusia memenuhi Jalan Gejayan, Sleman, DIY Senin (23/9/2019).
Mereka bergerak dari berbagai penjuru jalan Gejayan, seperti Jalan Timoho dan Jalan Solo, serta Jalan Colombo.
Titik pusat gerakan mahasiswa ini adalah pertigaan Jalan Gejayan-Colombo. Kawasan tersebut menjadi lautan manusia.
Mahasiswa yang kebanyakan mengenakan jas almamater kampusnya memenuhi jalan. Beberapa membawa poster dan spanduk bertuliskan seruan.
Para mahasiswa tersebut akan menyuarakan aspirasinya menuju gejayan dalam aksi #GejayanMemanggil.
Berikut foto-foto terkini kondisi demonstrasi di Jalan Gejayan.
(Foto Harian Jogja/Hafid Yudi Suprobo)


(Foto Harian Jogja/Bhekti Suryani)




(Foto: Harian Jogja/Budi Cahyana)


.jpg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.
Acer Medical melihat Indonesia sebagai pasar potensial teknologi kesehatan AI untuk memperluas akses layanan, terutama di wilayah terpencil.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla.