Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Lautan manusia di pertigaan Jalan Gejayan- Jalan Colombo Sleman, Senin (23/9/2019). /Harian Jogja-Bhekti Suryani
Harianjogja.com, SLEMAN-- Ribuan manusia memenuhi Jalan Gejayan, Sleman, DIY Senin (23/9/2019).
Mereka bergerak dari berbagai penjuru jalan Gejayan, seperti Jalan Timoho dan Jalan Solo, serta Jalan Colombo.
Titik pusat gerakan mahasiswa ini adalah pertigaan Jalan Gejayan-Colombo. Kawasan tersebut menjadi lautan manusia.
Mahasiswa yang kebanyakan mengenakan jas almamater kampusnya memenuhi jalan. Beberapa membawa poster dan spanduk bertuliskan seruan.
Para mahasiswa tersebut akan menyuarakan aspirasinya menuju gejayan dalam aksi #GejayanMemanggil.
Berikut foto-foto terkini kondisi demonstrasi di Jalan Gejayan.
(Foto Harian Jogja/Hafid Yudi Suprobo)


(Foto Harian Jogja/Bhekti Suryani)




(Foto: Harian Jogja/Budi Cahyana)


.jpg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.