Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi penggunaan alat pemadam kebakaran/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA -Sejumlah kelurahan di Kota Jogja mengusulkan pemenuhan fasilitas alat pemadam api ringan (APAR) di tiap rukun tetangga (RT). Sebab di seluruh tingkat rukun warga (RW) sudah dilengkapi fasilitas tersebut.
“Ada dua kelurahan yang mengusulkan melalui musrenbang, yaitu dari Suryatmajan dan Purbayan. Kami akan kaji usulan yang disampaikan,” kata Kepala Bidang Pencegahan Dinas Kebakaran Kota Jogja, Isharyanto di Jogja, Selasa (24/9/2019).
Menurut dia, jika memungkinkan maka pemenuhan fasilitas alat pemadam api ringan sebanyak satu unit untuk tiap RT akan diusulkan melalui Rencana APBD 2020 untuk kemudian dibahas bersama dengan legislatif.
Namun demikian, ia mengkhawatirkan jika usulan tersebut disetujui dan seluruh RT akan memperoleh fasilitas APAR, maka anggaran yang ada di Dinas Kebakaran akan tersedot cukup banyak untuk merealisasikan program tersebut terlebih ada sekitar 2.500 RT di Kota Jogja.
Oleh karena itu, lanjut dia pemenuhan fasilitas pemadam api ringan tersebut tidak harus dipenuhi dengan mengalokasikan anggaran secara langsung melalui Dinas Kebakaran.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk pemenuhan fasilitas APAR bisa dialokasikan melalui anggaran di wilayah, seperti melalui kecamatan atau kelurahan.
“Apalagi, isi ulang atau penggantian isi APAR yang sudah dimiliki setiap RW juga dilakukan di kecamatan,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberadaan fasilitas APAR tersebut memang dibutuhkan sebagai penanganan awal untuk bencana kebakaran di lingkungan. “Namun, diperlukan pengetahuan dan kecakapan masyarakat untuk menggunakannya,” lanjutnya.
Selain di wilayah, fasilitas APAR juga perlu disiapkan di tiap sekolah dengan anggaran pengadaan bisa diusulkan melalui Dinas Pendidikan.
“Selain memenuhi fasilitas untuk penanganan kebakaran, yang justru perlu ditekankan adalah upaya preventif untuk mencegah potensi kebakaran. Sebagian besar kejadian kebakaran disebabkan hubungan pendek arus listrik,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.