Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Bupati Gunungkidul, Badingah, saat menerima BKN Award 2019./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI–Bupati Gunungkidul Badingah memperoleh BKN Award 2019 dari Badan Kepegawaian Nasional. Penghargaan ini diharapkan bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. “Penghargaan ini berkat kerja sama semua pegawai yang telah berkerja dengan baik,” kata Badingah kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).
Menurut dia, pengharagaan ini tidak lepas dari komitmen para pegawai menjaga integritas agar seluruh pejabat dapat menjadi agen perubahan dan antikorupsi. Para pegawai juga diminta memiliki komitmen yang tinggi, jujur dan berani dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. “Kami mendapatkan penghargaan untu kategori Penilaian Kinerja Terbaik Kategori Kabupaten Tipe B,” kata Badingah.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Sigit Purwanto, mengatakan, sesuai dengan arahan Bupati, jajarannya terus bebenah. Diharapkan dengan proses evaluasi dan peningkatan kerja ini dapat mewujudkannya sebuah birokrasi yang lebih baik dengan kualitas pelayanan prima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.