Dukung Pembangunan Ekonomi di Gunungkidul, PLN Gandeng Stakeholder

Acara Multi Stakeholder Gathering yang digelar di Gunungkidul pada Rabu (9/10/2019). - Ist
10 Oktober 2019 18:42 WIB MediaDigital Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Guna mensinergikan informasi pelayanan dan pembangunan ketenagalistrikan yang berintegritas, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta menyelenggarakan Multi Stakeholder Gathering pada Rabu (9/10/2019).

Bertempat di Pendopo Sewoko Projo, Gunungkidul acara ini dihadiri oleh perwakilan seluruh lapisan stakeholder PLN Kabupaten Gunungkidul mulai dari Forkompimda, instansi terkait, mitra kerja, pelanggan hingga media. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di Kabupaten Gunungkidul .

"Saat ini listrik menjadi bagian yang penting bagi masyarakat, di mana PLN dapat menjalankan tugas berkat mendapat dukungan dari stakeholder Kabupaten Gunung Kidul," kata Manager UP3 Yogyakarta, Eric Rossi Priyo Nugroho.

Ia juga mengatakan kondisi kelistrikan di Kabupaten Gunungkidul yang luas wilayahnya sekitar 1.485 km2 sampai dengan saat ini normal, baik kecukupan daya, kemudahan untuk menyambung, penanggulangan apabila terjadi gangguan, penyaluran sampai ke pelosok dan permukiman.

Disampaikan pula kondisi saat ini memiliki kecukupan daya sebesar 90 MW. Masih ada 50 MW yg bisa digunakan, sehingga apabila ada Penyambungan Baru, Perubahan Daya ataupun investasi dari luar masih mencukupi.

PLN sudah bersiap menambah kapasitas Gardu Induk baru apabila daya terpasang sudah mencapai 80 %. Kabupaten Gunungkidul saat ini dilayani dari Gardu Induk Semanu di sisi paling timur, sedangkan Gardu Induk Piyungan disiapkan untuk melayani pelanggan dari sisi barat.

Kondisi geografis Kabupaten Gunungkidul yang spesifik, berbeda dari kabupaten atau kota yang lain, mempunyai gunung dan laut, PLN berkomitmen mendukung pariwisata Kabupaten Gunungkidul untuk melayani pasokan listriknya.

PLN UP3 Yogyakarta setiap bulan memberikan kontribusi PAD kepada Kabupaten Gunungkidul , Pajak Penerangan Jalan sebesar Rp 1,5 M. Dengan semakin meningkatnya kelistrikan di Kabupaten Gunungkidul akan semakin meningkat pula perolehan Pajak Penerangan Jalan tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di Kabupaten Gunungkidul. “Kami harap masing-masing pihak dapat memberikan kontribusi positifnya untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu sinergi antar stakeholder guna mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Gunungkidul," kata dia.

Sementara itu Bupati Kabupaten Gunungkidul, Badingah, menyampaikan apresiasi kepada PLN. “Terima kasih atas kerja samanya yang telah menyelenggarakan MSF di Kabupaten Gunungkidul," ucapnya.

Forum MSF ini diharapkan dapat membangun komunikasi serta koordinasi dengan stakeholder di Kabupaten Gunungkidul, dapat menampung saran, kritik dan umpan balik dari stakeholder untuk perbaikan layanan . Dalam jangka panjang PLN diharapkan mampu berkembang menjadi perusahaan unggul dan terpercaya di bidang ketenaga listrikan.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tentang Meterisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), diharapkan mendapatkan dukungan dari PLN, sehingga tercapai efisiensi penggunaan listrik dimana kebutuhan listrik PJU bisa terpantau. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengharapkan PLN mendukung kegiatan di sektor pariwisata terutama di daerah pantai selatan, sekaligus menggalakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Selain perlunya mendukung Jalur Jalan Lintas Selatan yang sudah menghubungkan provinsi DIY dan Jawa Tengah di sisi selatan untuk penerangannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Drajad Ruswandono, menyampaikan apresiasi kepada PLN. “Pertahankan dan tingkatkan pelayanan PLN. Jangan kecewakan masyarakarat yang sudah percaya dengan PLN,” ucapnya.

Sinergi antara PLN, pemerintah sebagai regulator dan para investor/pengusaha dalam menggerakkan roda perekonomian diharapkan dapat memberikan manfaat yang baik bagi pertumbuhan ekonomi. Karena pertumbuhan industri sedang berkembang di DIY khususnya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya.