Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi Grebeg Pasar./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 30 pasar tradisional di Kota Jogja meramaikan Grebeg Pasar, Sabtu (19/10/2019). Acara yang kali ini bertajuk Drop-Dropan Bakul Pasar tersebut digelar dalam rangka meramaikan HUT ke-273 Kota Jogja.
Kabid Penataan Pengembangan Pendapatan Pasar (P3P) Dinas Perdagangan Kota Jogja, Gunawan Nugroho menjelaskan sebanyak 2.500 pedagang Grebeg Pasar akan berkumpul di depan Pasar Sentul, Kelurahan Gunungketur, Kecamatan Pakualaman, Sabtu, sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu mereka akan berjalan ke arah timur menuju halaman Balai Kota Jogja sembari mengarak gunungan. “Peserta terbagi menjadi 32 kontingen,” kata dia, Jumat (18/10/2019).
Adapun gunungan yang diarak dalam Grebek Pasar itu berisikan barang dagangan dari masing-masing kelompok pedagang. Di antaranya adalah batik, tas, sepatu, sayur, buah, ayam dan lainnya sesuai dengan produk unggulan masing-masing pasar. “Isi gunungan itu nantinya akan diperebutkan setibanya di halaman Balai Kota [Jogja],” ucap Gunawan.
Grebeg Pasar, kata dia, bermakna filosofis sebagai ungkapan syukur kepada sang Pencipta atas berkah dan rahmat serta menjadi pengharapan agar sepanjang tahun ke depan pedagang pasar diberi rezeki dan dijauhkan dari sengkala.
"Dengan acara ini diharapkan bisa menggairahkan kembali kunjungan belanja di pasar tradisional serta menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi, pariwisata dan budaya. Juga menjadi ekspresi berkesenian para pedagang pasar," ujar dia.
Kasi Pengembangan Pasar Dinas Perdagangan Kota Jogja, Dwinanto Sujatmiko, mengungkapkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan terlibat dalam acara tersebut. Mereka nantinya mengenakan kostum Anoman. "Pertama tampil dulu kelompok OPD, lalu disusul 32 kontingen pedagang pasar," ujarnya.
Dia menambahkan selama seremoni pembukaan, Jalan Sultan Agung, mulai dari eks bangunan bioskop Indra sampai Gunungketur bakal ditutup. Sebanyak 550 personel gabungan akan membantu pelaksanaan acara itu, di antaranya kepolisian, PMI, DLH, Satlinmas, Paksikaton dan sejumlah sukarelawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.