Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi Grebeg Pasar./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 30 pasar tradisional di Kota Jogja meramaikan Grebeg Pasar, Sabtu (19/10/2019). Acara yang kali ini bertajuk Drop-Dropan Bakul Pasar tersebut digelar dalam rangka meramaikan HUT ke-273 Kota Jogja.
Kabid Penataan Pengembangan Pendapatan Pasar (P3P) Dinas Perdagangan Kota Jogja, Gunawan Nugroho menjelaskan sebanyak 2.500 pedagang Grebeg Pasar akan berkumpul di depan Pasar Sentul, Kelurahan Gunungketur, Kecamatan Pakualaman, Sabtu, sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu mereka akan berjalan ke arah timur menuju halaman Balai Kota Jogja sembari mengarak gunungan. “Peserta terbagi menjadi 32 kontingen,” kata dia, Jumat (18/10/2019).
Adapun gunungan yang diarak dalam Grebek Pasar itu berisikan barang dagangan dari masing-masing kelompok pedagang. Di antaranya adalah batik, tas, sepatu, sayur, buah, ayam dan lainnya sesuai dengan produk unggulan masing-masing pasar. “Isi gunungan itu nantinya akan diperebutkan setibanya di halaman Balai Kota [Jogja],” ucap Gunawan.
Grebeg Pasar, kata dia, bermakna filosofis sebagai ungkapan syukur kepada sang Pencipta atas berkah dan rahmat serta menjadi pengharapan agar sepanjang tahun ke depan pedagang pasar diberi rezeki dan dijauhkan dari sengkala.
"Dengan acara ini diharapkan bisa menggairahkan kembali kunjungan belanja di pasar tradisional serta menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi, pariwisata dan budaya. Juga menjadi ekspresi berkesenian para pedagang pasar," ujar dia.
Kasi Pengembangan Pasar Dinas Perdagangan Kota Jogja, Dwinanto Sujatmiko, mengungkapkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan terlibat dalam acara tersebut. Mereka nantinya mengenakan kostum Anoman. "Pertama tampil dulu kelompok OPD, lalu disusul 32 kontingen pedagang pasar," ujarnya.
Dia menambahkan selama seremoni pembukaan, Jalan Sultan Agung, mulai dari eks bangunan bioskop Indra sampai Gunungketur bakal ditutup. Sebanyak 550 personel gabungan akan membantu pelaksanaan acara itu, di antaranya kepolisian, PMI, DLH, Satlinmas, Paksikaton dan sejumlah sukarelawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kejagung menyita 11 mobil milik PT PSMI terkait dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu di Lampung.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mendorong civitas academica meningkatkan literasi dan kompetensi pemanfaatan kecerdasan artifisial
Disdikpora DIY memanggil Kepala SMAN 1 Sentolo untuk mendalami kasus pelecehan siswa. Satpam yang terlibat telah diganti personel.
Pemkab Gunungkidul melarang pendukung calon lurah menutup jalan selama kampanye Pilur. Sebanyak 630 personel TNI-Polri disiapkan.
Lima fitur aksesibilitas iPhone seperti Back Tap, AssistiveTouch, Reduce Motion, Sound Recognition, dan Background Sounds bisa membantu penggunaan sehari-hari.