JBBA 2026, Saatnya Dunia Usaha Berandil Cetak Talenta Masa Depan
JBBA 2026 menyoroti peran dunia usaha dalam membangun SDM adaptif di era AI dan transformasi digital di Jogja.
Visual puncak Gunung Merapi dari pos Pengamatan Gunung Merapi di Selo, Boyolali, Minggu (3/3) pagi./Twitter-BPPTKG DIY
Harianjogja.com, JOGJA--Sempat dinyatakan berpotensi kembali dilanda angin kencang pascakejadian pada Minggu (20/10/2019), kawasan lereng Merapi kini dinilai lebih aman.
Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Jogja, Sigit Hadi Prakosa mengatakan berdasarkan analisis synoptik yang ia lakukan, tren suhu permukaan pada Selasa (22/10/2019) pukul 09.00 WIB berkisar 28 derajat Celcius. Angka itu lebih rendah ketimbang tren suhu permukaan pada Senin (21/10/2019) yang mencapai 30 derajat Celcius.
Bahkan dari pengamatan citra radar, Selasa di jam yang sama, kawasan sekitar Puncak Gunung Merapi tampak bersih. “Berbeda dengan Senin, di mana di citra radar terlihat warna oranye yang diduga adalah objek lain akibat pengaruh turbulensi angin kencang,” kata dia, Selasa.
Berdasarkan analisis tersebut, kata dia, maka potensi kejadian angin kencang di sekitar kawasan Gunung Merapi untuk Selasa relatif lebih rendah. “Kami prediksikan Selasa, potensi angin kencang [di lereng Merapi] kecil,” ucap dia.
Seperti diketahui sejak Minggu malam kawasan Gunung Merapi dilanda angin kencang hingga mencapai 80 kilometer per jam. Sejumlah bangunan dilaporkan rusak akibat peristiwa tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menduga aktivitas vullkanik Gunung Merapi ikut memicu terjadinya angin kencang di lereng Merapi. Meski begitu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menepis hal tersebut dan menilai jika angin kencang yang terjadi di lereng Merapi tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi Merapi saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.