Partai Gema Bangsa Temui Ketum PP Muhammadiyah, Usung Desentralisasi Politik
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Kegiatan Angkat Sumpah dan Pelantikan Ners Angkatan XI Fakultas Ilmu Kesehatan Unriyo, digelar di salah satu hotel di Kota Jogja, Selasa (12/11/2019). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Masalah kesehatan bisa tertangani di level bawah jika setiap desa memiliki setidaknya satu perawat. Perawat memiliki peran utama dalam menangani masalah kesehatan. Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) Muhammad Judha dalam Angkat Sumpah dan Pelantikan Ners Angkatan XI, Selasa (12/11/2019).
“Kita bisa membayangkan kalau satu desa ada satu perawat, maka masyarakat yang ada di desa-desa itu akan menjadi sehat. Usaha yang tadinya promotif, rehabilitatif akan semakin berkurang, kalau perawat di desa dimaksimalkan, sehingga tidak ada lagi masalah kekurangan tenaga di tempat lain,” terang Judha, Selasa (12/11/2019).
Ia mengatakan keberadaan perawat bisa membantu meningkatkan peran promotif. Untuk merealisasikan satu desa satu perawat memang tidak mudah. Ia meyakini untuk wilayah DIY dengan tingginya kesadaran masyarakat, melalui satu desa satu perawat akan memudahkan layanan kesehatan. Di daerah lain terutama luar Jawa, program ini memang perlu ditingkatkan sehingga ada pemerataan tenaga kesehatan.
“Kalau pemerataan tenaga kesehatan yang memiliki pendidikan [profesi] ini bisa merata, saya kira masalah kesehatan di daerah-daerah ini bisa selesai,” ucap pria yang aktif di organisasi profesi perawat ini.
Pihaknya berusaha melatih perawat agar bisa memahami pasien dengan latar belakang dan kebiasaan sikap berbeda, persoalan ini menjadi fokus di dunia keperawatan. Di sisi lain perawat masih menghadapi tantangan berkaitan dengan kesetaraan sebagai tenaga kesehatan.
“Di beberapa daerah mungkin masih ada jarak terkait profesi perawat dengan tenaga kesehatan lain. Harapannya antar tenaga kesehatan memiliki kesetaraan, karena sebenarnya paling utama harus bisa memiliki strategi untuk menangani pasien dari sebelumnya enggan dirawat menjadi peduli untuk diberikan perawatan,” ujarnya.
Ia mengatakan, peran perawat kini tidak hanya di klinik dan rumah sakit saja, namun juga ada perawat pendidik yang berada di sektor pendidikan. Secara nasional, untuk kebutuhan setiap rumah sakit bisa mencapai 70% perawat mengambil dari lulusan profesi ners dan sisanya lulusan diploma. Ia memastikan perawat di Indonesia tidak kalah dari negara lain, namun sebagian besar masih terkendala bahasa.
“Perawat kami ini memiliki kekhususan kemampuan di keperawatan medical bedah dan gawat darurat, selain bekerja di rumah sakit juga bisa di komunitas,” katanya.
Judha mengatakan dalam pelantikan itu, Unriyo secara resmi telah melepas sebanyak 137 tenaga kesehatan memiliki sertifikat profesi ners. Dari jumlah itu 46 di antaranya cumlaude dan 30 lulusan ners sudah diterima bekerja. Para lulusan tersebut sebelumnya telan mengantongi ijazah S1 Keperawatan kemudian kembali melanjutkan mengambil prodi profesi ners selama setahun. “Mereka sudah melalui uji kompetensi dan semua dinyatakan berkompeten,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026 di Satpas, SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Cek jadwal SIM Kulonprogo Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIMENOR, dan SIM Keliling lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jumat 2 Oktober 2026. Ada 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai pukul 04.20 WIB.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)