Pemkab Sleman Gelar Sayembara Desain Taman Budaya

Ilustrasi proyek pemerintah - JIBI
13 November 2019 23:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengerjaan fisik Taman Budaya Sleman diperkirakan memerlukan waktu selama tiga tahun. Sesuai rencana pembangunan fisik Taman Budaya Sleman baru bisa dilakukan pada 2021 mendatang.

Keberadaan Taman Budaya Sleman nantinya akan melengkapi fungsi Gedung Kesenian yang sudah ada. Jika TBS jadi dibangun, Gedung Kesenian tetap akan digunakan. Selama ini, Disbud Sleman rutin melakukan revitalisasi gedung tersebut sehingga sarananya tetap layak untuk difungsikan.

Sembari menunggu rampungnya pembebasan lahan, sekitar Januari-Februari 2020, Pemkab Sleman bakal menggelar sayembara desain Taman Budaya Sleman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno mengatakan sayembara untuk desainnya dan dilanjutkan dengan DED. "Pekerjaan bisa multiyears tergantung selesainya DED. Untuk besaran biaya, kami menunggu definitifnya terlebih dahulu karena biayanya ada komponen pengadaan lahan dan konstruksi," ucap dia, Rabu (13/11/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman Aji Wulantara mengatakan saat ini dinasnya masih dalam tahapan masih dalam proses pengadaan tanah untuk Taman Budaya Sleman . Untuk pengadaan tanah, kata dia, anggaran yang dialokasikan adalah mencapai Rp30 miliar. “Lokasi TBS ada di Dusun Temon, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman. Pengerjaan fisik baru dimulai 2021. Sudah deal dengan pemilik lahan juga, tinggal pembayarannya," ujar Aji,