Dalam 3 Hari, Ada 2 Warga Bantul Gantung Diri

Ilustrasi Bunuh Diri
14 November 2019 22:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Selama tiga hari, sebanyak dua orang warga Kecamatan Kasihan ditemukan meninggal dunia lantaran gantung diri.

Setelah Senin (11/11/2019) lalu, Susanto, 29, warga Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, ditemukan tak bernyawa dalam kondiri tergantung, Kamis (14/11/2019) warga Dusun Ngebel, Desa Tamantirto yang ditemukan gantung diri.

Kanitreskrim Polsek Kasihan Iptu Heru Sugiarto mengatakan warga Ngebel bernama Sunaryo, 60, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung di sebuah kamar indekos di dusun Ngebel, Kamis, sekitar pukul 09.00 WIB.

Heru menjelaskan sehari sebelum menemukan ayahnya tewas gantung diri, anak korban sempat mengecek depan kamar korban setelah pulang kuliah sekitar pukul 14.00 WIB. Namun karena kondisi kamar tertutup dan lampu dalam kamar mati, anak korban mengira ayahnya tersebut tidur sehingga tidak sampai masuk kamar. “Bakda maghrib saksi [anak korban] kembali mengecek kamar namun masih dalam keadaan tertutup,” ucap dia.

Karena penasaran, korban mengecek sampai kamar dan mendapati ayahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Heru mengatakan setelah mendapat laporan dari pihak keluarga korban dan RT, pihaknya bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan. “Dari hasil pemeriksaan korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan,” kata Heru.

Sementara Susanto, 29, warga Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kasihan, yang juga ditemukan meninggal karena gantung diri pada Senin  pagi, kata Heru, dari keterangan pihak keluarga korban bahwa korban sudah tiga kali berupaya bunuh diri.

Namun dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan secarik kertas dalam kamar korban. Di kertas itu bertuliskan sebaris kalimat wasiat kalau membagi harta warisan itu harus adil.