Setelah Perayaan Malam Tahun Baru di Parangtritis, Sampah yang Diangkut Mencapai 5 Ton

Pantai Parangtritis. - Harian Jogja
01 Januari 2020 15:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak lima ton lebih sampah yang diangkut petugas kebersihan dari kawasan wisata Parangtritis dan Depok, Rabu (1/1/2020) pagi. Volume sampah tersebut meningkat dibanding hari biasa yang hanya sekitar 1-2 ton dalam sehari.

Sampah tersebut langsung diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. "Volume sampah selama liburan Natal dan Tahun Baru 2020 meningkat 2-3 kali lipat ketimbang hari biasanya, " kata Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kebersihan Parangtritis, Suranto, Rabu.

Dalam proses pembersihan sampah di sekitar Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, pihaknya mengerahkan sebanyak 25 orang dengan dilengkapi tiga kendaraam roda tiga, satu unit truk, dan satu alat berat pengakut dari tumpukan sampah ke dalam truk.

Dia mengaku proses pengangkutan sampah sempat terkendala karena masih banyak pengunjung yang datang, sehingga kendaraam sulit lewat.

Dia tak menampik pengangkutan sampah di hari pertama tahun ini belum optimal. Selain masih banyak pengunjung, tenda-tenda payung yang berdiri di sepanjang pantai juga cukup mengjambat truk kendaraan pengangkit sampah tidak bosa lewat. Namun demikian sebagian besar tumpukan sampah sudah terangkut.

Menurut Suranto, volume samah di kawasan wisata Pantai Parangtritis dan Pantai Depok sudah meningkat sejak 22 Desember lalu. Volume sampah selama momen liburan Natal dan Tahun baru ini meningkat 2-3 kali lipat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Ari Budi Nugroho, sebelumnya mengatakan ada 200 petugas kebersihan yang selalu siaga. Jumlah petugas kebersihan tesebut belum termasuk yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan sejumlah kelompok sadar wisata di objek wisata dan tim kebersihan dari masyarakat.

Dari 200 petugas, 30 orang di antaranya adaah tim sapu bersih (saber) sampah selama liburan Tahun Baru di pusat kota seperti Taman Paseban dan jalan-jalan protokol. Dinasnya juga terus berupaya mrlakukan penyadaran pada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. “Kami bakal berikan teguran jika melihat warga yang membuang sampah sembarangan, " kata Ari.