Begini Gerombolan Pelaku Klithih Obrak Abrik Warung Makan di Concat

Para pelaku penganiyaan dan perusakan warung makan di kawasan Sleman diringkus polisi di Mapolda DIY, Jumat (10/1/2020). -SUARA - Baktora
10 Januari 2020 21:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah menceritakan keberutalan terduga pelaku klithih yang beraksi di wilayah Condongcatur, 4 Janauri lalu.

Pelaku melancarkan aksinya di warung Torres Penyetan Jalan Anggajaya 2 No. 84 Sanggrahan, Condongcatur, Depok, Sleman. Adapun, waktu kejadiannya pada Sabtu (4/1/2020) pukul 23.00 WIB.

Korban atau pelapor atas nama Susanto, 24, yang merupakan seorang karyawan rumah makan tempat pelaku beraksi.

Adapun kronologi kejadian di warung Torres kata dia, semula korban sedang melayani pembeli yang sedang makan di warung Torres Penyetan tersebut.

Tiba-tiba ada orang yang tidak dikenal berteriak-teriak mengendarai sepeda motor jenis matik berboncengan. Orang tersebut langsung berhenti di lokasi kejadian dan langsung merusak barang dia etalase dan alat masak dengan batu. Seusai merusak barang-barang, pelaku langsung kabur.

"Setelah itu korban dan saksi turun dari lantai atas dan melihat barang yang dirusak oleh orang tidak dikenal selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Depok Timur," terangnya, jumat (10/1/2020).

Pelaku yang diamankan antara lain ES alias M, 21, seorang karyawan swasta beralamatkan Gondokusuman, Yogyakarta. Lalu ada ADL alias A, 17, seorang pelajar kejar paket kelas 2 SMA beralamatkan di Gondokusuman, Yogyakarta.

Kemudian, RAS, 21, tidak bekerja, pendidikan terakhir lulusan SMP, beralamatkan di Gondokusuman, Yogyakarta. Lantas, RA alias R, 19, lulusan SMK beralamatkan Pakualaman, Yogyakarta.

Lalu, AP, 20, belum bekerja beralamatkan di Gondokusuman, Yogyakarta. Ditambah lagi ada pelaku SAS, 21, pelajar kelas 3 SMA, alamat Gondokusuman, Yogyakarta. Lebih lanjut ada AGW alias A, 21, belum bekerja, beralamatkan di Gondokusuman, Yogyakarta. RMM, 20, belum bekerja, beralamatkan di Gondokusuman, yogyakarta.

Kemudian, ada pelaku AHI alias A Bin PSS, 19, seorang pemuda pelajar SMK, beralamatkan di Condongcatur, Depok. Terakhir, ada YM alias YK, 17, Pelajar kelas 2 SMK, beralamatkan di Condongcatur, Depok, Sleman.

Sementara itu, kerugian yang dialami oleh pemilik warung antara lain etalase kaca tempat penyajian makanan warna Hitam Silver seharga Rp3,5 juta. Kemudian, peralatan masak berupa Magic Com, gelas, kursi seharga Rp1,5 juta.

Polisi menemukan Potongan batu bata, satu buah jumper warna hitam, kaus warna hitam bagian depan ada tulisan M88 Mansion, satu buah celana panjang warna krem merk gefaliano, satu buah helm warna hitam merk BMC, dan satu pasang sepatu warna hitam putih merk Puma.