Gunungkidul Masuki Pancaroba, Angin Kencang Mulai Mengancam
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Foto ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Supriyadi meminta kualitas pelayanan di puskesmas terus ditingkatkan. Hal ini dibutuhkan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat untuk mengakses fasilitas kesehatan di Bumi Handayani. “Kami menggelar inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah puskesmas, salah satunya yang ada di Semin. Kedatangan kami untuk melihat pelayanan di sana,” kata Supriyadi, Rabu (15/1/2020).
Menurut dia, inspeksi merupakan bagian dari tugas pengawasan yang dimiliki anggota Dewan. Ia menuturkan hasil dari sidak diketahui layanan di puskesas Semin berjalan dengan baik. Namun hal ini harus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses fasilitas kesehatan. “Tuntutan peningkatan kualitas layanan tidak hanya di Semin, tapi semua pusksesmas di Gunungkidul harus melaksanakannya,” ujarnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan saat memberikan layanan, pihak puskesmas diminta untuk tidak melihat akses kesehatan yang dimiliki, apakah pasien menggunakan BPJS Kesehatan atau tidak, karena terpenting adalah tindakan medis yang harus diberikan agar semua pasien bisa dilayani. “Jangan sampai saat datang langsung ditanyai pakai fasilitas apa? Sebab yang terpenting adalah tindakan penanganan, baru masalah fasilitas kesehatan mengikuti,” tutur dia.
Petugas medis juga diminta memberikan pelayanan yang ramah terhadap semua pasien. “Selalu sapa dan senyum karena secara psikologis membantu pasien dan ini bagian dari memberikan layanan terbaik terhadap pelayanan yang dimiliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
PSS Sleman membenahi detail bertahan dan menyerang demi membalas kekalahan dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027.
UGM melatih petani di Wonosari, Gunungkidul, mengenali dan mengendalikan hama serta penyakit tanaman pangan dan hortikultura.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap mendukung pengembangan Kabupaten Magelang sebagai sentra sapi perah baru untuk memperkuat upaya mencapai swasembada susu
DPRD dan Pemda DIY menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan target pendapatan Rp4,8 triliun dan belanja daerah Rp4,93 triliun.
Ratusan suporter PSIM mendatangi latihan di Mandala Krida. Mereka menuntut Laskar Mataram bangkit dari zona degradasi Super League 2026/2027.