Terjun Bebas, Avanza Nancap di Rumah Warga di Gunungkidul

Kondisi mobil Avanza yang kecelakaan-Istimewa/Bhabinkamtibmas - Polsek Nglipar
17 Januari 2020 17:37 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Pagutan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul pada Jumat (17/1/2020) pukul 11.00 WIB.

Mobil Avanza Putih yang diketahui dikemudikan oleh pria bernama Aryadi, 83, warga Dusun Ngasem, Desa Ngalang, Gedangsari terjun bebas hingga menghantam rumah warga.

Informasi yang berhasil dihimpun, kronologi kejadian bermula seusai Aryadi menjemput putranya bernama Rayhan, 9, dan teman putranya Muhammad Zaki Putra Purnama, 9, di SD Negeri Karangsari. Setelah menjemput, Aryadi lantas menuju rumah Zaki berniat untuk mengantarkannya pulang ke Dusun Pagutan, Desa Pengkol.

Saat mobil yang dikemudikan korban tiba di sebuah pertigaan jalan tidak jauh dari rumah Zaki, korban hendak memutar balik kendaraannya sebelum menurunkan Zaki di depan rumahnya. Namun nahas, mobil lantas melaju kencang membuat lepas kendali dan masuk ke area persawahan. Mobil tersebut berhenti seusai terjun bebas dan menghantam rumah warga yang diketahui bernama Adi Wiyono.

Warga yang kaget mendengar suara akibat insiden tersebut, lantas menuju lokasi dan menemukan mobil avanza putih tersebut sudah 'menancap' usai terjun bebas dari area persawahan. Setelah dilakukan evakuasi, Aryadi mengalami memar di bagian dada, luka di bagian dagu dan pelipis yang mengakibatkan darah bercucuran.

Sedangkan Zaki mengalami luka di bagian jidat dan teman Zaki yang diketahui masih bersama di dalam mobil mengalami luka dibagian telinga. Aryadi lantas dilarikan ke rumah sakit, Zaki dan temannya dilarikan ke Puskesmas 1 Nglipar untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Belakangan diketahui, Aryadi mempunyai riwayat penyakit strok.

Kasi Humas Polsek Nglipar, Aiptu Susilo saat dikonfirmasi menuturkan pihaknya masih sementara menggali informasi untuk menentukan penyebab utama terjadinya kecelakaan tunggal tersebut. "Apakah karena rem blong atau ada faktor lain, kami masih mengumpulkan keterangan dan data dari korban," kata dia.

Kejadian nahas tersebut sudah ditangani oleh aparat kepolisian Nglipar. Dia menjelaskan karena kondisi kendaraan yang masuk ke dalam wilayah rumah warga, maka dibutuhkan peralatan lengkap untuk melakukan evakuasi. "Karena mobil terperosok ke rumah [ada tebing] kedalannya lumayan dalam," ujarnya.