Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
\nPersonel SAR, PMI dan warga Tridadi, menyisir Sungai Sempor di Bendung Drono, Tridadi, Sleman, Jumat (21/2/2019) malam. /Ist-Johan Enry
Harianjogja.com, SLEMAN--Polisi menjelaskan soal kabar yang beredar bahwa sudah sembilan korban susur sungai Sempor yang ditemukan.
Aparat kepolisian menandaskan, baru 8 siswa SMP N 1 Turi peserta susur Sungai Sempor yang ditemukan meninggal dan berhasil diidentifikasi. Informasi ini menganulir kabar yang beredar bahwa sudah ada 9 korban yang ditemukan.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto menuturkan, pada Sabtu (22/2/2020), baru ada satu korban yang berhasil ditemukan, yaitu Nadine Fadilah. Nadine ditemukan di dasar Dam Lengkong, yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi kejadian.
Sebelumnya pihaknya memang mendapat laporan ada indikasi lagi keberadaan korban di tempat yang berbeda. Namun hingga sore hari, belum ada konfirmasi terkait penemuan korban ke-9 tersebut, sehingga pihaknya belum berani memastikan korban ke-9 tragedi susur Sungai Sempor ditemukan.
"Memang tadi ada info titik korban ke-9, tetapi belum terkonfirmasi," ujar Yuli di Puskesmas I Turi, Sabtu (22/2/2020).
Yuli menandaskan, data di Posko DVI diperbarui jika objeknya sudah sampai di posko, sedangkan ketika masih ada di lapangan, maka pihaknya menganggap belum terkonfirmasi.
Karena ketika objek sudah berada di posko DVI, maka pihaknya sudah bisa menentukan yang bersangkutan identitasnya siapa, dan jika objek masih di lapangan, maka pihaknya belum bisa menentukan identitasnya siapa.
"Proses DVI harus dilakukan [untuk menentukan identitas korban]," tambahnya.
Terkait dengan apakah posisi korban sudah diketahui, Yuli mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi perkembangan dari Tim SAR yang berada di lapangan.
Yuli memastikan bahwa korban yang sudah ditemukan dan teridentifikasi ada 8 orang. Sementara, dua orang lainnya, identitas sudah ditemukan, tetapi posisi korban belum ditemukan. Dua orang tersebut adalah Yashinta Bunga, warga Dadapan, Sleman, dan Zahra Imelda, warga Kenteng Wonokerto Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Cara perpanjang SIM A dan C online lewat SINAR. Simak tahapan, dokumen, tes kesehatan, psikologi hingga pembayaran PNBP.