Rebut Tiket Masuk The Voice Kids, Ratusan Anak Beradu Kualitas Vokal

Salah satu anak tampil di depan juri saat babak pre audition The Voice Kids Indonesia Season 4, Minggu (23/2). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
23 Februari 2020 21:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan anak memadati Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta, Babarsari, Kecamatan Depok, Sleman, Minggu (23/2/2020). Mereka saling unjuk kebolehan dalam menyanyi dalam babak pre audition ajang kompetisi bernyanyi The Voice Kids Indonesia Season 4.

Executive Producer The Voice Kids Indonesia Season 4, Deasy Yohana mengatakan tercatat sejak pre audition dibuka, Minggu pagi, tercatat ada lebih dari 800 anak mendaftar. Dia mengatakan pesera babak pre audition memang masih didominasi oleh anak-anak yang berasal dari DIY dan sekitarnya. “Tetapi ada juga yang berasal dari Kediri, Jawa Timur. Juga ada yang dari Semarang, Jawa Tengah,” kata dia, Minggu.

Setelah lolos dari babak pre audition, imbuh Deasy, para peserta nantinya masuk ke tahap seleksi selanjutnya, yakni di babak blind audition. Rencananya, babak tersebut digelar di Jakarta. “Selain blind audition, tahapan audisi lainnya adalah battle round, live round, semifinal dan berakhir di grand final. Semua digelar di Jakarta,” ucap dia.

Deasy menambahkan di season ini, ada yang menarik, yakni sistem block button yang akan diterapkan di babak blind auditions dan sistem steal deal di babak battle round.

Block button dapat digunakan oleh salah satu coach ke coach lain agar coach tersebut tidak dapat dipilih oleh peserta pilihannya. Sedangkan steal deal adalah kondisi di mana coach dapat menyelamatkan peserta yang gagal dari coach lain.

Kualitas vokal peserta The Voice Kids Indonesia sejauh ini memang dikenal tak main-main, karena hanya mereka yang memiliki standar tinggi dalam vokal yang dapat lolos dalam audisi kali ini. Tak hanya kualitas suara namun karakter unik juga menjadi nilai untuk peserta.

Pasalnya, bisa dipastikan mereka yang pernah lolos mengikuti audisi di ajang ini pasti lolos di talent search lainnya. “Kami siap mengakomodasi bakat-bakat di Indonesia, membuktikan anak Indonesia berbakat. Kami akan memilih yang terbaik dari yang terbaik,” ucap dia.

Babak pre audition, kata dia, diikuti oleh anak-anak berkarakter vokal yang unik dan berkualitas dengan rentang usia mulai dari tujuh tahun hingga 15 tahun. Peserta boleh tampil solo maupun duo serta terbuka luas bagi berbagai genre musik.

Selain di Jogja pre audition juga digelar di kota lain, seperti Balikpapan, Padang, Bandung pada 2 Februari; Surabaya, Kupang 9 Februari; Medan, Denpasar, dan Makassar pada 16 Februari; serta Batam yang juga berbarengan dengan pada 23 Februari. “Terakhir di Jakarta pada Sabtu [29/2/2020],” kata dia.

Salah satu peserta, Matthew Mashandro Elltan mengaku mengikuti audisi tersebut untuk mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi. “Ingin mewujudkan mimpi dan membanggakan orangtua, persiapan sering nyanyi,” ucapnya.