Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang pilkada di tahun ini, dinamika politik di Gunungkidul masih sangat cair. Selain belum memastikan calon yang bakal diusung, partai politik belum menentukan arah koalisi karena hingga sekarang masih sebatas komunikasi.
Berdasarkan raihan kursi di DPRD Gunungkidul, hanya PDI Perjuangan dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang bisa mengusung calon sendiri. Enam partai lainnya seperti PAN, Golkar, Gerindra, PKB, PKS dan Demokrat harus membentuk koalisi agar bisa mengusung calon dalam pilkada.
Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan untuk bisa mengusung calon partai politik harus memiliki sembilan wakil di DPRD Gunungkidul. Menurut dia, dengan hanya memiliki lima kursi di Dewan, Golkar tidak bisa mengusung calon sendiri dalam pilkada. “Satu-satunya jalan untuk maju kami harus berkoalisi dengan partai lain,” kata Heri, Rabu (11/2/2020).
Menurut dia, partainya sudah membuka komunikasi politik dengan partai lain. Sebagai contoh saat penjaringan bakal calon kepala daerah, pengurus dari DPD PAN hadir untuk mengantar Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, ikut dalam penjaringan. Heri mengakui komunikasi tidak hanya dilakukan dengan satu partai karena semuanya juga menjalin hubungan yang baik.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian untuk maju bersama karena masih dalam tahap penjajakan. “Untuk koalisi belum. Jadi semua masih sangat mungkin terjadi,” kata Heri.
Disinggung mengenai calon yang akan diusung, Heri mengakui masih menunggu rekomendasi dari Pusat. Ia menyakini dalam waktu dekat rekomendasi bisa segera turun. “Kemungkinan akhir bulan dan mudah-mudahan untuk koalisi bisa segera terbentuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Dinsos Bantul menyiapkan pelibatan TNI-Polri dalam pendataan bansos melalui Perlinsos. Data yang telah diinput mencapai sekitar 4.500.
Sebanyak 53 korban Kapal Virgo belum ditemukan sejak tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. Perusahaan mengutamakan pencarian sebelum salvage.
Macan Tutul Jawa terekam kamera jebak di Cagar Alam Nusakambangan Barat. BKSDA memperkirakan populasinya di pulau itu sekitar 20 individu.
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengunjungi keluarga korban dugaan perundungan di Pemalang dan mendorong penguatan komunikasi sekolah dengan orang tua serta pen