Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi virus Corona. /REUTERS-Dado Ruvic
Harianjogja.com, BANTUL—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul menjadwal ulang sejumlah kegiatan Dewan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona. Salah satu kegiatan yang ditunda adalah kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bantul, dalam pekan ini sedianya ada empat alat kelengkapan (alkap) yang rencananya kunker ke luar Pulau Jawa. Keempat alkap tersebut masing-masing adalah Bamus, Badan Anggaran (Banggar), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), dan Badan Kehormatan (BK).
Kunjungan kerja itu rencananya dilaksanakan selama empat hari. Selain kunker empat alkap, Dewan juga mengagendakan kunker empat komisi, yakni Komisi A, Komisi B, Komisi C, dan Komisi D ke luar daerah di Pulau Jawa selama dua hari pada pekan depan.
"Kegiatan kunker itu termasuk yang ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, di ruang kerjanya, Senin (16/3/2020).
Hanung mengatakan penundaan kunker sebagai bentuk antisiasi penyebaran virus Corona yang tengah mewabah di sejumlah daerah. Meski daerah tujuan kunjungan kerja masih negatif Corona, namun pihaknya tetap mengambil langkah antisipatif, karena kunjungan kerja tersebut juga mengharuskan transit di Jakarta.
Tidak hanya kunjungan ke luar daerah yang ditunda, namun DPRD Bantul juga membatasi penerimaan tamu luar daerah. Tercatat selama dua pekan ke depan ada tiga kunjungan kerja dari luar daerah yang dibatalkan. "Di antaranya dari Semarang dan Mojokerto sudah kami surati untuk penjadwalan ulang," ujar Hanung.
Lebih lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini mengaku belum tahu akan sampai kapan kegiatan itu ditunda. Akan tetapi pada April mendatang, Bamus akan kembali menggelar rapat guna membahas apakah dua kegiatan yang ditunda tersebut dilanjutkan April atau di waktu yang lain.
Sementara untuk kegiatan internal yang diselenggarakan di kantor DPRD Bantul, Hanung memastikan tetap berjalan seperti biasa, misalnya rapat panitia khusus (pansus), rapat pimpinan, rapat komisi, dan badan. “Serta penerimaan aspirasi dari masyarakat tetap kami layani,” ucap Hanung.
Dia berharap penundaan kegiatan luar daerah juga dilakukan oleh Pemkab Bantul sampai wabah Corona mereda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.