Menyingkap Bahaya Sistemis dan Psikologis Judol lewat Buku
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
Dok
Harianjogja.com, JOGJA-- Masyarakat dunia hari ini tengah bahu membahu hadapi pandemi Covid-19. Tidak ada satupun wilayah di dunia ini yang merasa aman terhadap ancaman pandemi ini.
Tercatat hingga 1 April 2020 terdapat 1677 orang yang positif Covid-19, 103 orang sembuh dan 157 meninggal di Indonesia. Sementara itu data global memperlihatkan 203 negara telah terjangkit dengan 750,890 Kasus Terkonfirmasi tingkat kematian Kematian 36,405 orang di seluruh dunia (https://www.covid19.go.id).
Pemberitaan dan informasi mengenai virus korona semakin deras mengalir kepada masyarakat melalui media minstream, media sosial serta kanal berita lain. Pemberitaan tersebut selain meningkatkan kewaspadaan namun acapkali mempengaruhi kondisi kesehatan mental masyarakat.
Direktur Center Research & Capacity Development (CRCD), Fakutas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Ryan Sugiarto mengungkapkan akibat paparan informasi tersebut tidak sedikit masyarakat yang mengalami kepanikan, kecemasan, ketautan serta kekhawatiran berlebih.
"Apalagi, bagi individu yang sudah memiliki masalah mental bawaan seperti gangguan kecemasan atau gangguan obsesif kompulsif (OCD)," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (6/4/2020).
Munculnya kecemasan karena ketidakberdayaan dan kegagalan untuk menoleransi ketidakpastian merupakan ciri khas pada banyak kasus gangguan kecemasan akibat pandemi covid-19 ini.
Pada sisi yang lain anjuran untuk berdiam di rumah melalui kebijakan physical distancing, dapat berdampak pada adanya jarak secara emosional antara keluarga, sahabat, teman kerja, teman sekolah, tetangga, kelompok pengajian umat persekutuan di tempat ibadah.
"Jarak emosionl ini mungkin saja akan menjadi tantangan tersendiri untuk dapat saling memberi dukungan antar individu. Di ujungnya, situasi tersebut dapat menimbulkan tekanan atau beban besar. Pengelolaan dan pengendalian psikologis adalah kunci untuk menghindari dampak negatif pada kesehatan mental," paparnya.
Oleh karenanya merespon situasi pandemic Covid-19, Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa menyediakan layanan konseling reaksi cepat Covid-19 bagi mahasiswa dan masyarakat luas.
Konselor dan Psikolog yang telah berpengalaman akan melayani masyarakat luas yang memiliki faktor resiko misalnya, kecemasan, ketakutan, panik dan respon psikologis negatif lainya dalam situasi pandemic Covid-19.
Layanan Konseling reaksi cepat Fakultas Psikologi Sarjanawiyata Tamansiswa ini dapat diakses melalui call center WA 081225712155. Selain itu juga dapat diakses melalui social media yakni Instagram (@crcdyogya), Twitter (@crcdyogya) ataupun melalui akun email ([email protected]).
Selain memfasilitasi layanan konseling secara individual, Tim konseling reaksi cepat juga membuka layanan konseling kelompok melalui diskusi online. Pada bagian yang lain, tim konseling Reaksi akan melakukan fungsi psikoedukasi kepada masyarakat.
Kegiatan ini berupa memproduksi poster himbauan untuk bersikap dan perilaku sehat jiwa dalam menghadapi pandemic Covid-19. Psikoedukasi ini juga dapat diakses melalui kanal-kanal media sosial fakultas psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Bagi masyarakat yang ingin mengakses, cukup menghubungi call center ataupun kanal media sosial yang telah disediakan. Selanjutnya petugas admin akan mengarahkan untuk mengisi kuesioner kesehatan mental yang telah disediakan. Kemudian klien akan segera dihubungkan oleh admin kepada konselor atau psikolog untuk melakukan sebuah sesi konseling.
Layanan konseling reaksi cepat ini merupakan kontribusi kecil dari Fakultas psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa untuk terlibat di gerakan solidaritas menghadapi pandemic Covid-19. Tidak menutup kemungkinan aksi solidaritas ini tidak hanya memberikan bantuan psikologis namun juga akan berkembang pada aspek yang lain.
"Harapan kami layanan konseling Cepat ini dapat meringankan beban psikologis masyarakat hari ini ditengah tantangan pandemic Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.