Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19/Ist- Dok Humas UGM
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menyiapkan lahan seluas sekitar 4,5 hektare di Dusun Tilaman, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri untuk area pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengatakan lahan itu berstatus sebagai lahan Sultan Grond (SG) namun hak pengelolaannya sudah diberikan kepada Pemkab Bantul, “Lahan itu kami gunakan untuk pemakaman,” kata Helmi, saat dihubungi Selasa (7/4/2020).
Menurut Helmi lahan seluas 4,5 hektare itu sebagian sudah terdapat sejumlah liang lahat meski belum ada isinya. Selain itu sejumlah fasilitas pendukung juga sudah dibangun seperti kantor pengelolaan pemakaman, pendopo ruang pertemuan, tempat ibadah, dan toilet.
Kompleks permakaman itu, kata dia, memang sengaja disiapkan Pemkab khusus untuk jenazah yang terlantar dan jenazah warga yang terjangkit Covid-19 yang mendapat penolakan dari warga. “Bisa disiapkan untuk [yang terjangkit] Covid-19. Butuh permakaman silakan memanfaatkan tempat itu. Di sana masih nol jenazah” kata Helmi.
Kepala Desa Wukirsari, Susilo Hapsoro mengaku sudah mendengar langsung persiapan pemakaman untuk jenazah yang meninggal karena Covid-19 itu, namun sampai saat ini dia belum mendapat pemberitahuan secara tertulis.
Menurut dia, lahan yang berlokasi di belakang kompleks pemakaman seniman itu memang sudah lama disiapkan untuk permakaman umum. “Lahan itu sudah diratakan dan sudah ada liang lahatnya,” kata dia.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan sejauh ini tidak ada penolakan pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid. Sementara pemakaman yang disediakan Pemkab itu hanya untuk cadangan dan jaga-jaga jika terjadi penolakan.
Menurut dia jenazah yang meninggal karena Covid aman dimakamkan di pemakaman umum, berdampingan dengan jenazah lainnya, selama pemakaman itu dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang sudah dilakukan pihak rumah sakit. “Jenazah yang berasal dari rumah sakit sudah ada prosedur pengelolaan jenazah. Selama hal itu dilakukan dan ditaati maka kemungkinan kecil terjadi penularan,” kata dia.
Jenazah yang meninggal karena Covid dari rumah sakit, kata dia, sudah ditangani dengan baik, yakni menggunakan bungkus berlapis dan ada prses sterilisasi kantong jenazah maupun peti sehingga sudah aman saat dimakamkan. Pria yang akrab disapa Dokter Oky ini meminta masyarakat tidak perlu khawatir ada penularan dari jenazah Covid-19.
Kepala Desa Patalan, Suyudi mengatakan salah satu warganya yang meninggal karena Covid-19 di PKU Muhammadiyah Bantul pada Minggu (6/4/2020) sudah dimakamkan di pemakaman umum sekitar pukul 11.00 WIB. Pemakaman dilakukan oleh petugas medis sebanyak sekitar 10 orang. Sementara warga ikut menyiapkan liang lahatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Dinsos Bantul menyiapkan pelibatan TNI-Polri dalam pendataan bansos melalui Perlinsos. Data yang telah diinput mencapai sekitar 4.500.
Sebanyak 53 korban Kapal Virgo belum ditemukan sejak tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026. Perusahaan mengutamakan pencarian sebelum salvage.
Macan Tutul Jawa terekam kamera jebak di Cagar Alam Nusakambangan Barat. BKSDA memperkirakan populasinya di pulau itu sekitar 20 individu.
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengunjungi keluarga korban dugaan perundungan di Pemalang dan mendorong penguatan komunikasi sekolah dengan orang tua serta pen