Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Ilustrasi petani menanam padi /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk tidak fokus menanam padi di musim tanam kedua. Pasalnya, curah hujan diprediksi berkurang sehingga bisa berpengaruh terhadap perkembangan tanaman.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan curah hujan di masa tanam kedua bakal jauh berkurang. Oleh karena itu, ia meminta kepada petani untuk tidak fokus penanaman padi. Lahan yang dimiliki bisa dimanfaatkan untuk tanaman palawija dan kacang hijau.
“Kalau jaringan irigasi masih mencukupi menanam padi tidak masalah, tetapi kalau ladang ada baiknya menanam komoditas lain,” katanya kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).
Alasan untuk tidak menanam padi bukan tanpa alasan, karena saat ini memasuki masa pergantian musim dari penghujan ke kemarau. Kondisi ini sangat berpengaruh karena curah hujan yang turun tidak setinggi pada saat masa tanam pertama.
Kondisi itu harus benar-benar diperhatikan oleh para petani agar tidak merugi. “Semua butuh operasional. Jadi, komoditas tanaman pangan yang ditanah harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. Kalau sudah tidak ada air, jangan paksakan tanam padi dan bisa diganti dengan tanaman lain sehingga tidak merugi,” katanya.
Salah seorang petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Semin, Wartono, mengatakan seusai memanen padi di masa tanam pertama dia langsung mulai untuk penanaman padi di masa tanam kedua. Dia beralasan di sekitar lahan miliknya masih banyak air sehingga bisa digunakan untuk pemeliharaan. “Sudah mulai ditanam dan mudah-mudahan bisa tumbuh dengan baik,” katanya.
Ia berharap kejadian tahun lalu di mana kemarau datang lebih awal tidak terulang kembali sehingga petani tidak merugi. Pada 2019, padi yang ditaman mengalami puso karena kekurangan air. “Mudah-mudahan kejadian tahun lalu tidak terulang lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.