Advertisement
Masyarakat Diimbau Salat Tarawih di Rumah
Warga melaksanakan salat ashar berjamaah dengan memberlakukan jarak sosial (social distancing), di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Rabu (1/4/2020). - Antarafoto/Irwansyah Putra
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Selama masa pandemi Corona, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan Salat Tarawih di rumah.
"Kami mengimbau agar Salat Tarawih dilakukan secara individu atau keluarga inti di rumah dan tidak berjamaah di masjid," kata Kepala Kemenag Gunungkidul, Aidi Johansyah, saat ditemui Harian Jogja, Senin (20/4/2020).
Advertisement
Aidi mengungkapkan pelaksanaan Salat Tarawih di rumah tidak mengurangi ketaatan jemaah dalam beribadah di Ramadan. Menurutnya, imbauan itu disampaikan semata-mata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan bersama di tengah pandemi. "Mari berikhtiar untuk beribadah dan bersama-sama menjaga kesehatan," katanya.
Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas Wonosari, Andar Jumailan, mengungkapkan masjid Al Ikhlas siap melaksanakan anjuran dan imbauan pemerintah untuk tidak menggelar Salat Tarawih di masjid secara berjamaah. "Kami mengikuti kebijakan MUI dan pemerintah daerah sambil melihat perkembangan yang terjadi," kata dia.
Andar menjelaskan pengurus segera mengumumkan kepada jemaah terkait dengan peniadaan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Al Ikhlas Wonosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








