Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Foto ilustrasi. /Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA-Sebagai upaya menjaga perputaran ekonomi khususnya kebutuhan pokok di pasar, Pemerintah Kota Jogja meluncurkan sistem belanja online yang memungkinkan masyarakat berbelanja tanpa harus datang ke pasar. Mulai Selasa (21/4/2020), belanja online sudah bisa diakses di aplikasi Gojek.
Wakil Walik Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan belanja online merupakan peluang di tengah kesempitan situasi pandemi corona. "Sebelumnya sudah direncanakan, tapi baru bisa terlaksana dan terasa manfaatnya saat pandemi," ujarnya.
Ia menuturkan di Kota Jogja terdapat setidaknya 15.600 pedagang yang tersebar di 30 pasar. Dengan tetap beroperasinya transaksi pasar, maka produktivitas petani, peternak dan perajin juga akan terserap sehingga roda ekonomi tetap berjalan.
Berdasarkan hasil surveI, transaksi selama masa pandemi paling banyak adalah pertama alat kesehatan, kedua kebutuhan pangan dan ketiga pulsa. Belanja online mengambil segmen kedua, dimana sebagian besar produsen atau pedagangnya merupakan masyarakat kecil.
Saat ini sebanyak enam pasar sudah terdaftar di belanja online ini, meliputi Beringharjo, Demangan, Kotagede, Legi Patangpuluhan, Kranggan dan Sentul. Setiap pasar, ppedagang yang terlibat dalam progrm ini beragam, tergantung kemampuan akses teknologi.
Akses teknologi ini menjadi salah satu kendala dalam belanja onine karena kebanyakan pedagang sembako di pasar sudah lanjut usia. Sebab itu pihaknya juga mengedukasi para pedagang untuk mengoperasikan sistem ini.
Ke depan, ia berharap 30 pasar di Kota Jogja bisa terintegrsi dengan sisem ini sehingga tidak hanya pada masa pandemi saja, tapi dikembangkan. "Jenis barangnya juga bisa dikembangkan bukan hanya sembako, tapi juga fashion dan oleh-oleh," ungkapnya.
Head Regional Customer Engagement Gojek Jateng DIY, Ridzky Novasandro, menuturkan untuk mensosialisasikan belanja online ini, Gojek akan mengirim notifikasi kepada seluruh usernya di Kota Jogja yang berjumlah hampir satu juta.
Selain itu, ia juga menggunakan medium spanduk berisi ajakan untuk menggunakan belanja online yang dipasang di enam pasar tersebut. "Kedepan akan dikembangkan fitur yang memungkinkan komunikasi antara pembeli dan pedagang dalam satu platform yang sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.