Ditanya soal Kelanjutan Perekrutan CPNS, Pemkab Bantul: Kami Juga Tunggu Arahan Pusat

Ilustari pendafataran CPNS online. - menpan.go.id
04 Mei 2020 15:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul belum mengetahui kejalanjutan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini setelah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar pada 20 Februari lalu. “Sampai saat ini kami masih menunggu informasi dari Pusat,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta, Senin (4/5/2020).

Danu mengtakan berdasarkan jadwal seleksi CPNS, setelah SKD seharusnya ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang digelar pada 25 Maret lalu. Akan tetapi karena ada pandemi Covid-19, sehingga SKB dan tahapan lainnya dalam CPNS ini ditunda.

Dinasnya mendapatkan surat pemberitahuan penundaan tahapan CPNS namun tidak dijelaskan sampai kapan batas waktu penundaan tersebut. “Surat pemberitahuannya hanya ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Danu.

Berdasarkan data BKPP Bantul, jumlah peserta CPNS tahun ini sebanyak 8.331 orang. Tetapi dari hasil SKD pada 20 Februari lalu, hanya 1.535 orang yang lolos.

Kepala Sub Bidang Formasi dan Pengadaan Pegawai BKPP Bantul, Jazari Hisyam mengatakan sebagian besar yang tidak lulus karena tidak masuk passing grade atau ambang batas nilai SKD. “Ada yang masuk passing grade tapi tidak masuk rangking tiga besar pada formasi yang dilamar. Sementara 292 dinyatakan tidak hadir dalam SKD,” kata Hisyam.

Sebanyak 1.535 orang yang lolos SKD dan masuk tahap SKB akan memperebutkan sebanyak 601 formasi yang tersedia. Sebagian besar adalah formasi tenaga pendidik sebanyak 308 orang, tenaga teknis berbagai bidang di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebanyak 205 orang, dan tenaga kesehatan 88 orang.