Bea Cukai Yogyakarta Monitor Kedatangan Kargo Pertama di Bandara YIA

Petugas Bea Cukai Yogyakarta melakukan monitoring terhadap kedatangan kargo yang diangkut oleh pesawat Air Niugini di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada hari Minggu (3/5/2020). - Ist/Dok Bea Cukai Yogyakarta
04 Mei 2020 11:27 WIB Media Digital Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda seluruh dunia dan menyebabkan menurunnya kegiatan perdagangan Internasional, Bea Cukai tidak berhenti melakukan pelayanan serta pengawasan untuk mendorong berlangsungnya roda perekonomian terutama yang memerlukan kegiatan ekspor impor.

Salah satu dorongan tersebut diwujudkan oleh Bea Cukai Yogyakarta yang melakukan monitoring terhadap kedatangan kargo yang diangkut oleh pesawat Air Niugini di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada hari Minggu (3/5/2020).

Pada kegiatan ini, turut hadir Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta beserta jajaran, pegawai PT. Gapura Angkasa, pegawai Balai Karantina Pertanian Yogyakarta.

Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky T.P. Aritonang, mengungkapkan bahwa kedatangan kargo dari Papua Nugini ini merupakan yang pertama dan terbesar di Yogyakarta International Airport (YIA) sejak beroperasinya bandara ini secara penuh.

“Bea Cukai akan selalu mengedepankan pelayanan dan mengawasi ekspor impor secara optimal meski di tengah adanya pandemi. Kami tetap bekerja untuk Indonesia,” katanya.

Kedatangan kargo vanilla dari Papua Nugini ini dikawal oleh Bea Cukai Jogja sejak dua minggu sebelum kedatangan, yaitu terkait proses pemberitahuan pengangkutan dan pabean agar tidak ada kendala dalam proses importasinya.

Untuk memastikan kebenaran pemberitahuan manifes dan keamanan importasi dimaksud, Bea Cukai Jogja melaksanakan pemeriksaan pembongkaran dan pesawat pengangkut barang impor tersebut (planzoekking) dengan mencocokkan jumlah dan jenis barang pada manifes dengan barang yang diangkut.

Kargo yang diangkut oleh pesawat Air Nugini ini mengangkut komoditas berupa Vanilla sebanyak 20 ton. Penerima barang tersebut adalah PT. Agri Spice Indonesia yang berlokasi di Klaten. Sementara pengurusan dokumen dilakukan oleh Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK) Fin Logistics Yogyakarta.

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dibuka untuk pertama kalinya pada bulan April 2019 lalu. Namun operasi bandara secara penuh dilaksanakan sejak 29 Maret 2020. Kedatangan kargo terbesar ini menunjukkan kesiapan penuh Bandara YIA untuk mendukung proses bisnis yang memanfaatkan sarana pengangkut udara.