IGBF 2026 Hadir di Yogyakarta, Dorong Rumah dan Bangunan Indonesia Menuju Net Zero
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Petugas Bea Cukai Yogyakarta melakukan monitoring terhadap kedatangan kargo yang diangkut oleh pesawat Air Niugini di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada hari Minggu (3/5/2020). /Ist-Dok Bea Cukai Yogyakarta
Harianjogja.com, KULONPROGO- Di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda seluruh dunia dan menyebabkan menurunnya kegiatan perdagangan Internasional, Bea Cukai tidak berhenti melakukan pelayanan serta pengawasan untuk mendorong berlangsungnya roda perekonomian terutama yang memerlukan kegiatan ekspor impor.
Salah satu dorongan tersebut diwujudkan oleh Bea Cukai Yogyakarta yang melakukan monitoring terhadap kedatangan kargo yang diangkut oleh pesawat Air Niugini di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada hari Minggu (3/5/2020).
Pada kegiatan ini, turut hadir Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta beserta jajaran, pegawai PT. Gapura Angkasa, pegawai Balai Karantina Pertanian Yogyakarta.
Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky T.P. Aritonang, mengungkapkan bahwa kedatangan kargo dari Papua Nugini ini merupakan yang pertama dan terbesar di Yogyakarta International Airport (YIA) sejak beroperasinya bandara ini secara penuh.
“Bea Cukai akan selalu mengedepankan pelayanan dan mengawasi ekspor impor secara optimal meski di tengah adanya pandemi. Kami tetap bekerja untuk Indonesia,” katanya.
Kedatangan kargo vanilla dari Papua Nugini ini dikawal oleh Bea Cukai Jogja sejak dua minggu sebelum kedatangan, yaitu terkait proses pemberitahuan pengangkutan dan pabean agar tidak ada kendala dalam proses importasinya.
Untuk memastikan kebenaran pemberitahuan manifes dan keamanan importasi dimaksud, Bea Cukai Jogja melaksanakan pemeriksaan pembongkaran dan pesawat pengangkut barang impor tersebut (planzoekking) dengan mencocokkan jumlah dan jenis barang pada manifes dengan barang yang diangkut.
Kargo yang diangkut oleh pesawat Air Nugini ini mengangkut komoditas berupa Vanilla sebanyak 20 ton. Penerima barang tersebut adalah PT. Agri Spice Indonesia yang berlokasi di Klaten. Sementara pengurusan dokumen dilakukan oleh Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK) Fin Logistics Yogyakarta.
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dibuka untuk pertama kalinya pada bulan April 2019 lalu. Namun operasi bandara secara penuh dilaksanakan sejak 29 Maret 2020. Kedatangan kargo terbesar ini menunjukkan kesiapan penuh Bandara YIA untuk mendukung proses bisnis yang memanfaatkan sarana pengangkut udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.