Kehilangan Pendapatan Rp40 Miliar, Ini yang Disiapkan Dinpar Bantul Jika Pandemi Berakhir

Wisatawan menikmati keindahan Songgo Langit, Mangunan, Bantul, Kamis (6/6/2019).- Harian Jogja - Salsabila Annisa Azmi
14 Mei 2020 07:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata Bantul akan memasifkan promosi wisata untuk mendongkrak kunjungan wisata, usai pandemi Covid-19.

Langkah ini wajib dilakukan menyusul hilangnya potensi belanja wisatawan yang mencapai minimal Rp40 miliar setiap bulan karena dampak Covid-19.

“Yang jelas, promosi wisata dengan berbagai metode akan kami lakukan,” kata Kepala Dispar, Kwintarto Heru Prabowo, Rabu (13/5/2020).

Menurut Kwintarto, saat ini pihaknya memang memperpanjang penutupan sementara objek wisata/tempat rekreasi hingga 31 Mei mendatang sesuai dengan instruksi Bupati Bantul Nomor 1/1nstr/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Covid-19.

Alhasil, kunjungan wisatawan ke objek wisata Bantul baik yang dikelola pemerintah daerah maupun desa-desa wisata yang mencapai 800.000 wisatawan per bulan atau Rp40 miliar setiap bulan. Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor penarikan retribusi wisata juga hilang. Padahal, pendapatan wisata di sektor ini mencapai Rp3 miliar per bulan.

“Oleh karenanya, kami berharap pandemi ini segera berakhir,” harap Kwintarto.