Mavindo dan Kodim 0734 Jogja Peduli Anak Rantau

Jajaran Kodim 0734 Jogja bersama sukarelawan Mavindo Group menggelar kegiatan sosial dengan menyediakan makanan berbuka puasa untuk anak perantauan yang masih menetap di Kota Jogja, Senin (18/5 - 2020). Kegiatan yang bertemakan Berbuka Puasa Peduli Anak Rantau ini menyediakan 1.600 paket makanan lengkap.
19 Mei 2020 07:02 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Jajaran Kodim 0734 Jogja bersama sukarelawan Mavindo Group menggelar kegiatan sosial dengan menyediakan makanan berbuka puasa untuk anak perantauan yang masih menetap di Kota Jogja, Senin (18/5/2020). Kegiatan yang bertemakan Berbuka Puasa Peduli Anak Rantau ini menyediakan 1.600 paket makanan lengkap.

Marketing Communication Relawan Mavindo Mutiara Adila Hutima mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara jajaran Kodim 0734 dan sukarelawan demi memberikan sumbangsih dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19, terkhusus para perantau yang masih menetap di Kota Jogja.

“Anggota TNI membuka dapur umum dengan menyediakan makanan untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa rantau dari luar pulau Jawa yang masih menetap di Kota Jogja selama Ramadan,” tuturnya, kemarin.

Kegiatan sosial yang berlangsung di Ragam Kriya House Gedung Punokawan Jalan KH. Ahmad Dahlan, Notoprajan, Kecamatan Ngampilan ini dihadiri GKR Mangkubumi.

Ketua Pelaksana Kegiatan Peduli Anak Rantau, Trudi, mengungkapkan 1.600 paket makanan lengkap ini dibagikan kepada 100 unit asrama mahasiswa daerah yang terletak di Kota Jogja. Tak hanya itu, aksi sosial ini juga menyasar warga sekitar yang ikut merasakan dampak Covid-19.

Sebelum pembagian, jajaran TNI Kodim 0734 telah mendata anak perantau yang akan dibagikan. Untuk menghindari aksi kerumunan massa, sistem pembagiannya dengan mengajak masing-masing ketua pengurus asrama untuk mengambil dilokasi pembagian.

Pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana demi membantu meringankan beban masyarakat yang mengalami dampak dari pandemi ini.