Juni Masuk Sekolah atau Tidak, Tunggu Instruksi Pemda DIY

Ilustrasi. - SOLOPOS/Ratna Puspita Dewi
28 Mei 2020 17:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pendidikan Sleman belum memutuskan akan meneruskan pembelajaran jarak jauh bagi siswa di Sleman atau tidak. Jawatan ini masih menunggu instruksi dari Pemda DIY.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Arif Haryono menuturkan saat ini siswa di Sleman masih dalam masa libur Lebaran dan baru kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada Selasa (2/6/2020) mendatang.

"Tanggal 2 Juni mulai aktivitas, tapi kita menunggu kebijakan Provinsi karena kebijakan penyelenggaraan pendidikan untuk masa tanggap darurat ini setelah Bapak Gubernur DIY mengeluarkan keputusan tentang perpanjangan masa tanggap darurat sampai 30 Juni tentu akan diikuti kebijakan di bidang pendidikan, kita sedang tunggu itu," kata Arif kepada Harianjogja.com, Kamis (28/5/2020).

Setelah keputusan Pemda DIY turun, lanjut dia, jawatannya baru akan menindaklanjuti masa kegiatan belajar mengajar pada 2-19 Juni akan dilanjutkan dengan pembelajaran jarak jauh atau kembali tatap muka di sekolah. Arif hanya memastikan jika kegiatan siswa akan sesuai kalender pendidikan termasuk tanggal 20 Juni adalah masa pengumuman kenaikan kelas dan 13 Juli sudah masuk tahun ajaran baru.

Disinggung mengenai ketercapaian target kurikulum, Arif mengakui jika belajar jarak jauh membuat sejumlah materi yang disampaikan pada siswa tereduksi. Maka saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan mekanisme terkait penguatan materi pada siswa.

"Apapun yang dilakukan sekolah untuk memenuhi target kurikulum saat ini, itu tidak mungkin. Maka nanti ketika kondisi normal, guru akan melakukan remedial karena materi pembelajaran itu bertingkat," katanya.

Ia akan mengevaluasi secara menyeluruh dari masing-masing sekolah untuk melihat target pencapaian kurikulum dan poin-poin apa saja yang masih harus dilakukan penambahan dan pengulangan materi yang semestinya sudah diberikan pada tahun ajaran ini.