Terima Ikan dari Klaster Besar Penularan Covid-19 Jawa Tengah, Pedagang Pantai Depok Akan Rapid Test

Ilustrasi - Pixabay
22 Juni 2020 16:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul berencana menggelar rapid test untuk pedagang ikan di Pantai Depok. Sebab, sebagian besar ikan yang dijual di Pantai Depok berasal dari Pasar Kobong Semarang.

Padahal, Pasar Rejomulyo, nama asli Pasar Kobong, adalah klaster besar penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah. Pada akhir Mei, sedikitnya 28 orang pedagang Pasar Kobong terinfeksi Corona.

BACA JUGA: Ini Penyebab Gempa Senin Dini Hari Terasa Kuat di DIY

“Rencananya memang akan ada. Tentunya setelah kami selesaikan rapid test untuk tiga pasar dan satu swalayan,” kata Plt Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bantul, Budi Nur Rokhmah, Senin (22/6/2020).

Menurut Budi, rapid test di tiga pasar yakni Pasar Bantul, Pasar Ngipik dan Pasar Jaten serta satu swalayan yakni DM Grosir pekan ini menggunakan alat dari Dinkes DIY.

BACA JUGA: Gara-Gara Bakul Ikan, Satu Keluarga di Kulonprogo Terinfeksi Corona

Adapun rapid test untuk pedagang ikan di Pantai Depok, akan menggunakan alat dari Dinkes Bantul yang dianggarkan melalui dana tidak terduga untuk penanganan Covid-19.   

Salah satu pedagang ikan di Pantai Depok, Henry, mengaku senang apabila Dinkes Bantul melakukan rapid test di lokasinya berjualan karena bisa mencegah persebaran Covid-19.

BACA JUGA: Berjejer Seenaknya di Jalan Saat Gowes, Pesepeda Jatuh & Tertabarak Motor di Bantul

Henry mengatakan pasokan ikan laut di Pasar Ikan Pantai Depok berasal dari Pasar Kobong. Namun, menurut dia, para pedagang di tempat itu tidak berkontak langsung dengan pengirim atau pedagang ikan dari Semarang.

Ikan dari Semarang diantarkan ke gudang penampungan ikan di Pantai Depok. Sementara, pedagang biasa langsung transfer uang ke pemasok ikan tanpa harus bertemu.