Musim Hujan Mundur Akibat El Nino, Pakar UGM Imbau Penyesuaian Kalender Tanam
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Ilustrasi Jembatan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Jembatan depan Gembira Loka Zoo (GL Zoo) masih belum bisa difungsikan meski pembangunan telah selesai. Adanya median jalan dan tiang listrik membuat pemfungsian jembatan tersebut belum biaa dibuka.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Jogja, Windarto mengatakan bila jembatan tersebut akan dioperasikan dengan laju satu arah. Namun proses pemgoperasian masih menunggu pelebaran jalan yang terhalang median jalan dan tiang listrik. "Area sebelah barat itu kan untuk manuver kendaraan bis, jadi harus ruangan yang lebih luas jadinya harus dimundurkan mediannya itu, disitu juga ada tiang listrik," jelasnya dihubungi pada Kamis (2/7/2020).
Windarto menjelaskan rencana kendaraan dari arah Timur ke Barat melintas melewati jembatan yang diperbaiki tersebut. Sementara dari arah sebaliknya melintas di jalan yang saat ini dioperasikan. "Kami kasih rapat berkala terkait manajemen lalu lintasnya," ujarnya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Umi Akhsanti belum bisa menjawab menyangkut waktu normalisasi jembatan GL Zoo, hal itu dikarenakan masih dalam tahap finalisasi desain. Menurut butuh desain untuk menormalkan lalu lintas. Selain itu masih ada beberapa hal yang dicermati terkait manajemen lalu lintas. "Enggak bisa kita hanya geser, menejemen lalu lintas nya seperti apa," terangnya.
Lebih lanjut diterangkan oleh Umi, setidaknya masih dibutuhkan rapat satu dua kali lagi dengan Dishub. "Yang dipotong [divider] seberapa panjang, kalau cuma geser tiang terus dibuka, lalu lintasnya seprti apa, kita enggak mau sekedar geser tiang selesai," ujarnya.
Umi menjelaskan, untuk pemindahan tiang listrik cukup merampungkan pembayaran maka tiang bisa dipindah. Biaya ditanggung Pemkot Jogja. "Satu tiang aja, nanti akan diganti tiang kecil di sebelah barat," jelasnya.
Harapan Umi proses normalisasi jembatan tetap berlanjut meski masa tanggap darurat diperpanjang. Menurutnya kalau ditunda sampai tahun depan, maka dampaknya pemanfaatan jembatan juga mundur lagi. "Beberapa [proyek] yang insidental yang urgent sekali, tetap kita jalankan," ujarnya
Dijelaskan Umi butuh waktu dua bulan,lu untuk memorialisasi sekaligus menggeser dan memotong divider. Sementara itu untuk menggeser tiang, Umi menyebutkan butuh satu sampai dua pekan untuk memindahkan tiang listrik, karena harus menggeser penjadwalan pemadaman. "Harapannya September akhir sudah selesai, takut keburu hujan lagi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan hari ini. Apindo dan KSPI masih menyoroti upah, PHK, pesangon, outsourcing hingga pekerja kontrak.
Nobar Timnas Indonesia di Alun-alun Wates berlangsung meriah. Bupati dan Wabup Kulonprogo ikut merayakan kemenangan bersama ratusan warga.
Pegadaian meraih penghargaan Bronze Winner IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang, dan mengharumkan nama Indonesia
Cek NIK KTP penerima BLT Kesra Rp900 ribu melalui Cek Bansos Kemensos. Simak cara cek desil, PKH, BPNT, dan status penerima bansos.
Ole Romeny menyebut trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sangat berarti setelah Timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti.