Infrastruktur 7 Desa di Perbatasan Disorot Dewan

Sekretaris Komisi C DPRD DIY Suparja. - Dok. Harian Jogja
08 Juli 2020 10:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komisi C DPRD DIY menyorot infrastruktur pada tujuh desa di perbatasan DIY dan Jawa Tengah yang butuh peningkatan kuantitas dan kualitas. Tujuha desa tersebut berada di wilayah Gunungkidul bagian utara.

Sekretaris Komisi C DPRD DIY Suparja menjelaskan, berdasarkan identifikasinya ada tujuh desa daerah perbatasan yang infrastrukturnya butuh perhatian. Dua desa berada di Kecamatan Semin yaitu Candirejo dan Sambirejo serta desa Tancep di Kecamatan Ngawen. Kemudian lainnya ada empat desa di Gedangsari yaitu Tegalrejo, Watugajah, Sampang dan Serut.

BACA JUGA : DIY Siapkan Regulasi Khusus Wilayah Perbatasan

“Ini kesenjangan infrastrukturnya sangat tinggi dibandingkan Jawa Tengah, berbeda dengan wilayah barat DIY, ketika dari Magelang Purworejo mau masuk ke wilayah DIY [Kulonprogo] jalannya sudah bagus. Berbeda dengan yang sisi timur ini, di Klaten sudah hotmix, Gunungkidul masih cor rabat,” katanya, Rabu (8/7/2020).

Oleh karena itu pihaknya mendesak kepada Pemda DIY untuk memberikan perhatian daerah perbatasan. Apalagi DIY sudah memiliki Perda tentang percepatan pembangunan daerah perbatasan sehingga harus segera direalisasikan. Mengingat kawasan perbatasan sangat erat kaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA : Bupati Sleman Pantau Lalu Lintas Pemudik di Daerah

“Kami mengajak konsentrasi melaksanakan perda percepatan pembangunan daerah perbatasan dan terluar di DIY. Kita perlu mempercepat pembangunannya untuk mengurangi angka kemiskinan,” ujarnya.

Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas PU Klaten untuk koordinasi terkait sinergi membangun perbatasan gar bisa ditingkatkan. “Karena ada tujuh desa itu bersinggungan langsung dan pergerakan ekonominya pasti berbenturan langsung dengan Klaten dan Sukoharjo,” ucapnya.