LPS Ungkap Penyebab 14 BPR dan BPRS Dilikuidasi pada 2026
LPS mencatat 14 BPR dan BPRS dilikuidasi sepanjang 2026. Lemahnya tata kelola menjadi salah satu penyebab utama kegagalan bank.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta masyarakat kembali meningkatkan kewaspadaan dengan mendeteksi orang yang masuk lingkungan masing-masing untuk mencegah penularan Covid-19.
"Saya kira masyarakat perlu memberdayakan kembali fungsi-fungsi seperti di awal [pandemi] yang sudah pernah kita lakukan mendeteksi orang-orang yang masuk dengan tetap menaati protokol kesehatan," kata Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana di Yogyakarta, Selasa (21/7/2020).
Ia mengatakan peningkatan kewaspadaan itu perlu kembali dilakukan mengingat masa adaptasi kebiasaan baru semakin membuka peluang orang dari luar daerah, termasuk dari zona merah, masuk melalui berbagai moda transportasi.
Dengan demikian, menurut dia, risiko penularan COVID-19 justru memiliki peluang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya.
"Risikonya semakin tinggi karena kita tidak tahu siapa yang bawa (virus, red.) karena semakin banyak orang masuk dan mobilitas semakin tinggi," kata dia.
Ia menduga penurunan kewaspadaan masyarakat mencegah COVID-19 dengan tidak lagi menjaga pintu masuk perkampungan disebabkan sudah terlalu lama serta menganggap situasi sudah normal.
Padahal, menurut Biwara, justru sebagian besar kasus positif COVID-19 di DIY saat ini adalah kasus impor, berasal dari yang kontak dengan warga luar daerah atau perjalanan luar daerah.
"Banyak orang berkunjung ke Yogyakarta menemui orang tuanya, menemui saudaranya. Beberapa kasus yang terjadi kan karena itu," kata dia.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih mengatakan lebih dari 80 persen kasus COVID-19 yang ditemukan di DIY selama sepekan pertama Juli 2020 merupakan kasus impor.
"Di mana kasus tersebut mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah," kata dia.
Anggota Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas COVID-19 DIY Riris Andono Ahmad mengatakan munculnya kasus impor tidak dapat dicegah selama orang masih diperbolehkan bepergian antarprovinsi.
"Kita kan memang tidak bisa menutup perbatasan, kecuali antarnegara," kata dia.
Meski demikian, kata dia, yang lebih penting dilakukan saat ini mencegah agar kasus itu tidak berlanjut menjadi penularan lokal.
Penemuan kasus-kasus impor itu, kata dia, justru sebagai indikator bahwa sistem penanganan COVID-19 di DIY sudah berjalan dengan baik.
"Kalau enggak ketemu kan malah jadi penyebab penularan baru di Yogyakarta sehingga yang lebih penting adalah sebisa mungkin menemukan kasus impor dan kalau sudah ketemu langsung diisolasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
LPS mencatat 14 BPR dan BPRS dilikuidasi sepanjang 2026. Lemahnya tata kelola menjadi salah satu penyebab utama kegagalan bank.
Bahlil Lahadalia membantah tudingan terlibat penyadapan Prabowo dan mengancam somasi 3x24 jam kepada pihak yang mencatut namanya.
Penghargaan itu berkat upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah dan peningkatan realisasi investasi.
Borneo FC menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri tanpa penonton. Simak kondisi tim, pemain kunci, dan prediksi skor laga pekan kesembilan.
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Simak tujuh tips memilih baju lari wanita, mulai dari bahan, sports bra, ukuran, jahitan, hingga outfit sesuai cuaca.