Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Sabtu (16/6/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL--Bupati Bantul Suharsono resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana Coronavirus Disease atau Covid-19 sampai 31 Agustus mendatang. Alasannya karena masih terjadi penularan Covid-19 di Bantul yang berdampak negatif dari berbagai sektor. Namun meski tanggap darurat masih berlaku, pusat perekonomian tetap buka.
“Seperti kegiatan pariwisata dan pasar-pasar itu tetap boleh buka yang penting mengikuti protokol kesehatan,” kata Suharsono, saat ditemui seusai rapat paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Kamis (30/3/2020).
BACA JUGA : Covid-19 Terus Naik, Tanggap Darurat DIY Diperpanjang
Suharsono mengaku keputusannya memperpanjang masa tanggap darurat itu dengan pertimbangan masih adanya penularan Covid-19. Kondisi itu sudah disampaikan ke Gubernur DIY dalam rapat, beberapa waktu lalu. Pemda DIY, kata dia, juga sudah memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana tersebut sehingga pihaknya mengikutinya.
Menurut dia, Sultan sudah menyerahkan sepenuhnya kepada kepala daerah untuk memperpanjang atau tidaknya status tanggap darurat Covid-19 yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi penularan Covid-19. Pemkab Bantul memilih memperpanjangnya karena masih adanya penularan penyakit yang disebabkan virus SARS CoV-2 tersebut.
Dalam Keputusan Bupati Nomor 357 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Ketiga Tanggap Darurat Bencana Covid-19 itu, Suharsono menjelaskan selain karena masih terjadinya penularan Covid-19, perpanjangan masa tanggap darurat juga dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sehingga diperlukan langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antar perangkat daerah dan lembaga lain secara berkelanjutan.
BACA JUGA : Berakhir 31 Juli, Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY Akan
“Memperpanjang untuk ketiga kali satus tanggap darurat Covid-19 di Bantul mulai 1 Agustus 2020 sampai 31 Agustus 2020, dan dapat diperpanjang lagi sesuai kondisi dan perkembangan yang terjadi,” kata Suharsono.
Suharsono juga memerintahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan dalam rangka mencegah dan menangani dampak buruk yang ditimbulkan, antara lain kegiatan penyelamatan dan evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan, serta pemiluhan korban Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
BGN menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan dan menyiapkan test kit kimia untuk mendeteksi racun.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 18 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, termasuk waktu di tiap stasiun.
Prabowo menyapa puluhan ribu warga Monas dari atas Maung Limousine usai menyaksikan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara.
Sebanyak 26 pendaki Gunung Bawakaraeng mengalami cedera hingga hipotermia saat mengikuti rangkaian HUT ke-81 RI.