Bantul Sambut Baik Rencana Pembangunan Jembatan Banyusoco-Dlingo

Ilustrasi Jembatan - JIBI
04 Agustus 2020 15:07 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, DLINGO--Wacana pembangunan jembatan penghubung antara Desa Banyusuco, Playen, Gunungkidul dengan Dukuh Kebosungu II, Desa Dlingo, Dlingo, Bantul dinilai positif.

Camat Dlingo Deni Ngajis Hartono mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengetahui wacana pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Gunungkidul dengan Bantul. Akan tetapi, sampai kini, belum ada kejelasan terkait realisasi wacana tersebut.

“Sejauh ini sebatas wacana. Belum ada kejelasan. Tetapi, jika jadi dan terealisasi, kami sangat berterimakasih,” katanya, Selasa (4/8/2020).

BACA JUGA : Sehari Terjadi 2 Kecelakaan, Jembatan Layang 

Menurut Deni, keberadaan jembatan penghubung antara Dukuh Kebosungu II dengan Desa Banyusuco sejatinya sangat diperlukan. Sebab, selain memudahkan akses lalu lintas antara dua Bantul dan Gunungkidul, juga akan menghidupkan perekonomian warga di dua wilayah tersebut.

“Sebab, di dua wilayah ini kan juga banyak objek wisata. Tentu ini akan semakin menggerakkan perekonomian warga,” lanjutnya.

Kepala Sub Bidang Lingkungan Hidup dan Pekerjaan Umum, Bidang Fisik dan Prasarana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Nurudin Araniri mengatakan, pembangunan jembatan tersebut masih sebatas perencanaan.

Tapi, pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei sebelum dituangkan dalam rencana induk dan rencana detail teknis perencanaan pembangunan.

“Beberapa waktu lalu ada survei sebagai tindak lanjut, tetapi kami belum memutuskan pelaksanaan pembangunan. Saat ini masih sebatas survei, kelanjutannya menunggu hasil kajian dan kemampuan keuangan daerah," paparnya.

BACA JUGA : Sehari, 2 Kali Kecelakaan Terjadi di Jembatan Layang 

Menurut dia, sejauh ini ada dua lokasi alternatif pembangunan jembatan. Pertama lokasinya berada di dekat Balai Kalurahan Banyusoco. Sedangkan lokasi kedua berada di sisi utara Kalurahan Banyusoco.

“Tapi untuk lokasi pas pasti butuh kajian,” ucapnya.