Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SLEMAN- Harga tanah di sekitar lokasi jalur tol Jogja-Solo sudah naik drastis. Di Tamanmartani, Harga tanah melambung tinggi hingga Rp3 juta per meter.
Salah seorang warga, Tegalrejo, Tamanmartani, Kalasan, Suprapti mengatakan harga di sekitar lokasi melonjak dari sebelumnya lokasi tersebut menjadi jalur tol. Jika sebelumnya sekitar Rp1 jutaan per meter, saat ini harganya antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per meter. "Kemarin ada tetangga yang mau dibeli Rp3 juta per meter nggak dikasih," katanya, Minggu (9/8/2020).
Rumah Suprapti sendiri termasuk dalam peta calon lahan yang akan dibangun jalan tol. Total luas lahan yang dia miliki sekitar 1200 meter persegi. Hanya saja, katanya, tidak semua lahan miliknya digunakan untuk pembangunan jalan tol. "Yang dipakai sekitar 500 meter saja di bagian tengah, jadi membelah lahan. Yang kena rumah. Itu berita yang saya dapat," katanya.
Saat ini, lanjut Suprapti, warga masih menunggu kepastian lahan yang terkena jalur tol setelah Izin Penatapan Lokasi (IPL) ditandatangani Gubernur DIY. Warga terdampak tol, katanya, mendukung program pemerintah tersebut sambil berharap harga ganti untung yang dijanjikan benar-benar terealisasi.
"Kalau saya memang niat untuk pindah, beli tanah dan bangun rumah lagi. Di sini (sisa lahan) saya rencanakan buat kios saja," katanya.
Dia berharap agar ganti untungnya yang diberikan kepada warga terdampak tidak hanya bisa untuk membeli lahan baru tetapi juga sampai warga terdampak bisa bangun rumah. Alasannya, untuk mencari lahan baru tidak mudah. Berbeda ceritanya jika warga tersebut memiliki sawah sehingga sawah tersebut bisa dijadikan lahan pengganti untuk membangun rumah.
BACA JUGA: Mayat Mengenakan Popok Ditemukan di Dekat Jembatan Kretek Bantul
"Cari tanah (pengganti) juga tidak mudah apalagi di wilayah Sleman. Ya kami berharap dananya juga sampai bisa bangun rumah," katanya.
Hal senada disampaikan Soebarjo, warga Tegalrejo lainnya. Meskipun sampai saat ini belum ada pematokan, namun dari beberapa sosialisasi sebagian lahannya terdampak pembangunan jalan tol. Soebarjo mendukung rencana pemerintah untuk pembangunan jalan tol tersebut. "Saya lebih baik menunggu pematokan saja. Setelah IPL turun, saya belum tahu pasti jalur tol yang digunakan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Jangan anggap sepele kebiasaan menahan BAB. Dokter menjelaskan risiko sembelit, wasir, gangguan rektum hingga impaksi feses akibat sering menunda buang air besa
Paolo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknis Timnas Italia. Legenda AC Milan itu memimpin revolusi sepak bola Italia dengan target kembali berjaya.
Peneliti China mengembangkan baterai logam natrium yang diklaim dapat terisi penuh dalam 4 menit dan tahan bertahun-tahun. Berpotensi menjadi pesaing serius bat
Piala Dunia 2026 menjadi panggung lahirnya generasi baru sepak bola dunia. Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Johan Manzambi, dan Désiré Doué tampil mencuri perhatian d
George Russell akui Ferrari ancaman juara usai finis kedua di GP Inggris 2026. Kimi Antonelli sial di Silverstone, hanya finis ke-16 karena kerusakan.