Pakai Jogja Pass, Agus Sumringah Bisa Bewisata dengan Aman Nyaman

Peserta wisata dalam program Kebangkitan Pariwisata Sehat DIY yang digencarkan DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, Minggu (9/8/2020).- Harian Jogja - Ist
13 Agustus 2020 19:07 WIB Galih Eko Kurniawan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pada Minggu (9/8/2020) pagi, puluhan orang berkumpul di pelataran parkir bakpia Jogkem yang berlokasi di Jalan Ireda. Mereka mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain. Ini sesuai dengan protokol kesehatan selama pandemi Covid 19.

Puluhan orang ini berencana untuk piknik ke beberapa lokasi destinasi wisata Gunungkidul, yaitu Ngingrong, Wunung, Pantai Baron, dan Pantai Ratjuk. Ini merupakan program dari Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD Hippi) DIY untuk kembali membangkitkan pariwisata di DIY yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian di DIY.

Salah satunya adalah Agus Susanto. Dia sangat antusias untuk ikut piknik. Di telepon pintarnya sudah terunduh aplikasi Jogja Pass yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika DIY. Dia pun dengan teliti mengisi satu per satu pertanyaan yang ada di Jogja Pass. “Harus jujur mengisinya,” kata Agus, dalam rilis Diskominfo DIY kepada Harian Jogja, Kamis (13/8).

Dengan tidak ada masalah, pria yang berulang tahun pada bulan ini kemudian segera ikut antre untuk cek suhu badan. Bus dengan kapasitas 50 lebih ini hanya diisi setengahnya. Ini membuat Agus semakin tenang untuk berwisata.

Mereka tampak disiplin mengikuti arahan dari panitia. Jaga jarak, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menggunakan aplikasi Jogja Pass. Kegiatan wisata ini merupakan bagian dari sosialisasi Kebangkitan Pariwisata Sehat DIY yang digencarkan DPD Hippi. Sebelumnya Hippi juga sudah berpiknik di tempat lain.

“Dilakukan dengan SOP Covid-19 setiap peserta terpantau kesehatannya dan terdaftar di Jogja Pass. Wisata sehat tidak membuat kluster baru justru semakin sehat, dan kembali menggairahkan pariwisata DIY,” papar Ketua DPD Hippi DIY, Sarbini.

Kepala Diskominfo DIY Rony Primanto Hari mengungkapkan acara yang digelar DPD Hippi menunjukkan kesiapan pelaku wisata dengan standar adaptasi kebiasaan baru. Dengan adanya Jogja Pass, bisa untuk menata masyarakat agar jaga jarak fisik.

Saat ini, Jogja Pass sudah diunduh ribuan kali. Diskominfo DIY juga terus melakukan sosialisasi ke hotel, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan titik-titik keramaian yang lain. Diskominfo juga terus menggandeng komunitas agar menggunakan aplikasi Jogja Pass.