Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 9 Juni 2026, Hadir di Wiladeg
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 9 Juni 2026 hadir di Wiladeg Karangmojo. Cek lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C terbaru.
Ilustrasi angin kencang./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Angin kencang menerpa DIY sejak Jumat (21/8/2020) pagi. Stasiun Klimatologi BMKG DIY meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena angin kencang diprediksi bakal terjadi hingga Sabtu (22/8/2020).
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtya mengatakan angin kencang diperkirakan menerpa DIY selama dua hari, yaitu pada Jumat (21/8/2020) hingga Sabtu (22/8/2020). Situasi ini disebabkan perbedaan tekanan udara tinggi di sebelah barat Australia dan tekanan udara rendah di sebelah barat perairan Sumatra.
BACA JUGA: Viral Konser Campursari di Pantai Parangkusumo Didatangi Ribuan Orang, Ternyata Tidak Berizin
“Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, terdapat perbedaan tekanan udara tinggi di Sebelah Barat Australia [1024 mb] dengan tekanan udara rendah di Sebelah Barat Perairan Sumatera [1010 mb]. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah DIY, seehingga diperkirakan adanya potensi angin kencang di wilayah DIY pada tanggal 21-22 Agustus 2020,” katanya saat dimintai konfirmasi Harianjogja.com, Jumat (21/8/2020).
“Kami imbau seluruh warga DIY tetap waspada.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 9 Juni 2026 hadir di Wiladeg Karangmojo. Cek lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C terbaru.
Ramp jalan tol berperan mengatur arus kendaraan masuk dan keluar tol. Simak fungsi on ramp dan off ramp serta penerapannya di Tol Jogja-Bawen.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp75.150 per kg. Simak daftar harga pangan terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional per 9 Juni 2026.
KPK menetapkan tersangka usai OTT di Muara Enim. Dugaan korupsi terkait pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 9 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
UGM menerjunkan georadar untuk menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan. Hasil awal menemukan indikasi retakan hingga kedalaman 20 meter.