Sensus Penduduk Dilanjutkan September

Foto ilustrasi. - Ist/Everypixel
22 Agustus 2020 07:47 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Badan Pusat Statistik (BPS) Kulonprogo memastikan Sensus penduduk 2020 akan berlanjut pada bulan September mendatang. Lantaran diselenggarakan di tengah pandemi, mekanisme sensus penduduk wawancara akan disesuaikan.

Kepala BPS Kulonprogo, Sugeng Utomo menuturkan Sensus Penduduk 2020 sudah dilakukan secara daring sejak Februari dan berakhir pada bulan Juli. Program ini seharusnya dilanjutkan dengan tahapan wawancara mulai bulan September mendatang.

BACA JUGA : Sensus Penduduk Online di Sleman Jauh dari Target

Namun, sensus penduduk lanjutan pada bulan September itu tidak akan menggunakan kuesioner yang mengharuskan petugas untuk mendatangi penduduk satu persatu dari pintu ke pintu, melainkan akan menggunakan data daftar kependudukan per Juni 2019 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kulonprogo.

"Nanti petugas melibatkan pengurus RT sebagai wilayah terkecil untuk bersama memverifikasi data penduduk. Perbaikan data akan update melalui online di kantor, tapi petugas yang akan memverifikasi. Intinya kami sasar melalui RT," kata Sugeng, Jumat (21/8/2020).

Ia mengharapkan dukungan dari Pemkab Kulonprogo untuk bersama menyukseskan agenda ini. Sebab, dalam tahapan sensus daring yang lalu, persentase respon menjawab penelitian dari masyarakat Kulonprogo ia rasa belum tinggi.

BACA JUGA : Jumlah Warga Pengisi Sensus di Bantul Minim 

"Sensus daring sangat bergantung pada literasi digital di masyarakat. Masyarakat sudah terbiasa didatangi petugas, sehingga masyarakat lebih suka menunggu. Jadi fungsinya [sensus daring] lebih banyak ke edukasi saja supaya masyarakat lebih melek terhadap digital. Sehingga diharapkan 2030 benar-benar online," harapnya.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo menyambut baik program ini dengan berupaya menginformasikan ke setiap kapanewon dan kalurahan untuk bisa menyukseskan Sensus Penduduk 2020. "Nanti akan kami surati kalurahan dan kapanewon untuk membantu kelancaran kegiatan di wilayah masing-masing," ujarnya.