Sewindu Keistimewaan DIY, Sultan Akan Gelar Sapa Aruh, Ini Tujuannya

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. - Ist/Youtube Humas Jogja
28 Agustus 2020 20:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pada 31 Agustus 2012, Pemerintah Pusat Mengesahkan UU No. 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. Memperingati sewindu UU Keistimewaan DIY, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X akan menggelar Sapa Aruh di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (31/8/2020) mendatang.

Paniradyo Pati Paniradyo Kaistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho, menjelaskan sapa aruh bertujuan agar masyarakat merasa kehadiran negara. Hal ini menjadi penting terutama di tengah situasi pandemi covid-19 dimana masyarakat sedang merasa was-was.

“Yang Ngandikan Ngarso Dalem, dengan harapan masyarakat saat ini semakin merasa nyaman dan tenang, pada masa pandemi ini tetap mendapat rasa aman dari pelindung mereka dari sisi budaya, yaitu Kanjeng Gusti dan Ngarso Dalem” ujarnya, Jumat (28/8/2020).

BACA JUGA: Bikin Ngelus Dada, Ini Curhatan Rektor UNY soal Mahasiswa Bohongi Orang Tua

Di samping itu, sapa aruh juga menegaskan adanya filosofi keistimewaan yang bisa menjadi bagian yang perlu dicermati, seperti manunggaling kawula gusti, sawiji greget sengguh ora mingkuh dan nilai-nilai filosofi jawa lainnya yang selalu relevan dengan setiap kondisi.

Lebih penting lagi, sapa aruh diharapkan membawa energi positif kepada masyarakat Jogja agar tidak merasa sendirian, melainkan dapat benar-benar merasakan kehadiran negara, Kasultanan dan Kadipaten yang senantiasa mengayomi rakyatnya.

Sapa aruh sewindu UU Keistimewaan DIIY akan dilakukan langsung oleh Sri Sultan HB X, di kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (31/8/2020) pukul 09.00 WIB. Sapa aruh disiarkan live melalui kanal Youtube Kraton Jogja.