Innalillahi, Warga Kokap Meninggal Setelah Jatuh dari Pohon Kelapa Saat Menyadap Nira

Petugas polisi dan TNI saat meninjau lokasi jatuhnya Wagimin di Dusun Sungapan II, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Sabtu (29/8/2020) petang. - ist/dok warga
30 Agustus 2020 11:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Nasib nahas menimpa seorang penderes nira bernama Wagimin, 55. Ia meregang nyawa setelah terjatuh dari pohon kelapa di sekitar rumahnya di Dusun Sungapan II, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Sabtu (29/8/2020) petang.

Kepala Polsek Kokap, AKP Sujarwo menerangkan kecelakaan kerja hingga menyebabkan tewasnya Wagimin diketahui warga pada sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Jadi Korban Laka di Jalan Wates, Seorang Perempuan Meninggal Dunia

Berdasarkan keterangan keluarga korban, diketahui Wagimin yang bekerja sebagai penderes nira tengah beraktivitas menyadap nira di sebuah pohon kelapa setinggi 20 meter di pekarangan rumahnya.

Diduga, saat melakukan aktivitas tersebut Wagimin, terpeleset hingga jatuh ke tanah. Keluarga dan warga sekitar yang mengetahui hal itu lantas menuju ke lokasi jatuhnya Wagimin.

Baca juga: Terjadi Kerumunan Warga di Pintu Masuk Kantor, Ini Penjelasan Kajari Jogja

"Saat dicek korban sudah dalam kondisi tergeletak dan penuh luka. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kokap, tapi nyawanya tak tertolong," ujar Sujarwo kepada wartawan, Minggu (30/8/2020).

Sujarwo mengatakan berdasarkan keterangan tim medis Puskesmas Kokap, Wagimin dinyatakan meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala. Jasad, korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.