Jelang Pendaftaran Bapaslon, Ini Persiapan KPU Bantul

Ilustrasi. - Freepik
31 Agustus 2020 14:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mewajibkan kepada setiap bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul yang maju di Pilkada 2020 untuk mengikuti tes kesehatan.

Ketua Divisi Teknis KPU Bantul, Joko Santosa mengatakan, tahapan pendaftaran bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Bantul dimulai pada tanggal 4 September. Untuk itu, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh KPU. Selain membuka layanan helpdesk pencalonan, sejak Sabtu (29/8/2020), pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah persiapan, di antaranya adalah menyiapkan tahapan pendaftaran yang akan dimulai 4-5 September mendatang.

BACA JUGA : Pilkada 2020: KPU Bantul Tetapkan Persyaratan Pencalonan

“Pada tanggal tersebut,  pelayanan pendaftaran mulai jam 08.00 WIB sampai 16.00 WIB sedangkan untuk tanggal 6 September sampai dengan 24.00 WIB,” kata Joko dalam keterangan pers, Minggu (30/8/2020).

Joko menambahkan, saat pendaftaran nantinya bapaslon bupati dan wakil bupati Bantul juga akan diperiksa kesehatannya. Hal ini sudah sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 231/Pl.03.1-Kpt/06/KKPU/XII/2017. Selain pemeriksaan yang mencakup kemampuan jasmani dan rohani, pasangan calon dan wakil bupati Bantul juga harus bebas penyalahgunaan narkotika.

“Semua bakal pasangan calon wajib untuk mengikuti pemeriksaan Kesehatan yang akan dilakukan di rumah sakit dengan tipe A,” lanjutnya.

BACA JUGA : Hasil Coklit, Ada 705.651 Pemilih di Bantul

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho menyatakan jika untuk waktu pemeriksaan kesehatan bapaslon akan dikoordinasikan dengan IDI dan rumah sakit bertipe A.

“Nantinya, tim pemeriksa kesehatan ini akan ditetapkan oleh rumah sakit setelah berkoordinasi dengan IDI, Himpunan Psikologi Indonesia, serta Badan Narkotika Nasional (BNN),” ucap Didik.