Muslimatun Targetkan 50 Persen Suara & Menang Satu Putaran

Pasangan calon Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA) mendeklarasikan diri untuk maju pada Pilkada Sleman dengan dukungan partai NasDem, Golkar dan PKS, Rabu (3/9/2020) malam di pelataran Monjali. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
03 September 2020 10:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pasangan Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA) mendeklarasikan diri maju pada Pilkada 9 Desember mendatang. Deklarasi yang digelar di pelataran Museum Monumen Jogja Kembali, Rabu (3/9/2020) malam itu dihadiri oleh seluruh petinggi, kader hingga simpatisan tiga partai pengusung.

Meski pun paling akhir mendapatkan SK dukungan dari partai (NasDem, Golkar dan PKS) dibandingkan kedua pesaingnya, Muslimatun-Amin menjadi pasangan pertama yang mendeklarasikan diri pada Pilkada Sleman.

BACA JUGA : Sri Muslimatun-Amin Purnama Siap Hadapi Dua Pesaingnya

Kegiatan tersebut dimeriahkan hiburan seni tradisional dan pentas musik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Puncak deklarasi diakhiri dengan peluncuran tagline MuliA (Muslimatun-Amin). "Deklarasi ini langkah awal bagi kami sebelum mendaftarkan diri ke KPU. Kami akan mendaftarkan diri pada Jumat [4/9] besok," katanya usai kegiatan.

Muslimatun mengatakan, melihat kontestasi politik pada Pilkada kali ini ia optimistis meraih kemenangan. Dengan tiga mesin politik partai pengusung, Muslimatun menargetkan raihan suara di atas 50%. "Kami menargetkan suara di atas 50 persen agar Pilkada hanya satu putaran," katanya.

Target memenangkan Pilkada tersebut, kata Muslimatun perlu kerja keras, cerdas dan tuntas. Meskipun begitu, ia terus berupaya menyasar lumbung-lumbung suara baik dari hulu ke hilir. Tentunya, kata Muslimatun, bersama seluruh pendukung NasDem, Golkar dan PKS. "Kami akan bekerjasama menyasar lumbung-lumbung suara ini," katanya.

BACA JUGA : Arah Dukungan pada Pilkada Sleman, Ini Penjelasan Golkar

Selain tiga partai pengusung, ia mengaku juga mendapatkan dukungan dari partai non parlemen. Salah satunya dari Partai Berkarya serta sejumlah komunitas dan relawan. "Kami mengusung jargon Sembada Mbangun Sleman dengan program pembangunan mulai dari dusun, bukan desa lagi. Dengan begitu, kemiskinan bisa cepat turun," katanya.

Ketua DPD NasDem Sleman, Surana mengaku sudah menyiapkan strategi pemenangan bagi pasangan MuliA ini. Salah satunya membidik kalangan pemilih muda atau milenial. Media sosial, lanjutnya menjadi salah satu media sosialisasi untuk menggaet suara milenial.

"Meskipun pasangan ini usianya tidak lagi muda namun mesin politik yang disiapkan masih muda-muda. Bu Muslimatun juga bisa diterima di kalangan milenial," katanya.