Begini Analisa Lengkap Peta Kekuatan Koalisi Parpol di Pilkada Gunungkidul

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
03 September 2020 11:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI–Pilkada Gunungkidul bakal berlangsung seru. Bumi Handayani dipastikan melahirkan bapaslon terbanyak dengan empat pasangan calon. Mereka diusung berbagai parpol yang memiliki kursi di DPRD Gunungkidul

Dilihat dari peta dukungan, Bapaslon Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto memiliki koalisi pendukung terbanyak karena didukung empat partai politik. Partai pengusung duet akademisi & politisi ini di antaranya PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat. Jika total memiliki wakil di DPRD Gunungkidul sebanyak 17 kursi.

Jumlah ini lebih banyak ketimbang bapaslon lain. Sebagai contoh pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi yang diusung PDI Perjuangan hanya memiliki sepuluh kursi keterwakilan di DPRD.

BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Profesor Sutrisna Wibawa Daftar di Hari 

Sedangkan pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi yang diusung Nasdem memiliki wakil sembilan kursi dewan dan pasangan Sunaryanto-Heri Susanto yang diusung koalisi Golkar-PKB mendapatkan dukungan dari anggota dewan sebanyak sembilan orang.

Dilihat dari peta raihan suara di Pemilu 2019 yang dimiliki masing-masing parpol, bapaslon Sutrisna-Ardi juga unggul di atas kertas. Jika parpol koalisi ini konsisten memberikan dukungannya. Pasalnya, dari gabungan empat partai politik itu memperoleh dukungan 159.108 suara.

Jumlah suara parpol koalisi dalam Pemilu ini unggul jauh atas pasangan lainnya. Seperti parpol yang mengusung pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin hanya mendapatkan dukungan 107.225 suara. Adapun parpol pengusung pasangan Sunaryanto-Heri Susanto didukung 92.761 suara dan terakhir Immawan-Martanty memperoleh dukungan sebanyak 83.469 suara.

Ketua Pemenangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto, Arif Setiadi mengatakan, koalisi yang dibangun di pilkada merupakan yang terbesar karena didukung oleh empat partai politik. Total ada 17 kursi di DPRD yang dimiliki oleh pasangan yang diusung.

BACA JUGA : Pilkada 2020, Badingah: Kalau Saya Pasti Netral

Arif pun optimistis pasangan yang diusung bisa menjadi bupati dan wakil bupati baru di Gunungkidul. Menurut dia, seluruh partai politik telah bersepakat untuk memenangkan pasangan Sutrisna-Ardi menjadi kepala daerah yang baru di Gunungkidul.

“Kuncinya adalah menjaga soliditas di internal koalisi. Agar bisa sukses harus melangkah bersama-sama dengan satu pandangan serta visi misi yang sama pula,” katanya.

Nuansa optimistis memenangkan pilkada juga disuarakan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Untuk pencalonan, partainya mantab untuk mengusung pasangan Babe (sebutan pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi.

BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Calon Independen Gugat KPU ke MA 

Menurut dia, konsolidasi internal terus diperkuat guna pemenangan. Untuk pilkada, kata Endah, juga mengambil tagline Ora Mbrebeki ning Ngerampungi [tidak berisik, tapi bisa menyelesaikan]. “Kami akan semaksimal mungkin memenangkan calon yang diusung,” katanya.

Peta Kursi di DPRD Gunungkidul

PDI Perjuangan        10 kursi

Nasdem                      9  kursi

PAN                              6 kursi

Golkar                         5 kursi

Gerindra                     4 kursi

PKB                               4 kursi

PKS                               4 kursi

Demokrat                   3 kursi

Raihan suara sah Pemilu 2019

PDI Perjuangan        107.225 jiwa

Nasdem                      83.469 jiwa

PAN                              52.360 jiwa

Golkar                         50.208 jiwa

Gerindra                     42.807 jiwa

PKB                               42.533 jiwa

PKS                               38.241 jiwa

Demokrat                   25.700 jiwa

Sumber: KPU Gunungkidul & DPRD Gunungkidul.