Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Bupati Gunungkidul, Badingah menyerahkan SK kepada CPNS yang dinyatakan telah lolos seleksi./Harian Jogja.Dok.
Harianjogja.com, WONOSARI–Bupati Gunungkidul Badingah memastikan akan netral dalam gelaran pilkada di tahun ini. Ia pun berharap didalam pelaksanaan berjalan dengan aman kondusif dan lancar seperti penyelenggaraan di 2015 lalu.
“Kalau saya pasti netral,” katanya usai menghadiri launching maskot dan jingle Pilkada Gunungkidul di Kantor KPU, Rabu (2/9/2020).
Badingah dipastikan tidak bisa lagi maju sebagai calon kepala daerah karena telah menjadi bupati selama dua periode mulai 2010 lalu. Ia akan mengakhiri masa jabatannya pada Februari di tahun depan.
BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Profesor Sutrisna Wibawa Daftar di Hari
Menurut dia, dalam penyelenggaraan partisipasi dari masyarakat merupakan salah satu kunci kesukesan dalam pilkada. pasalnya, kesuksesan ini tidak hanya ditangan KPU dan Bawaslu. Partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk memilih pemimpin yang jujur adil, tidak ada kecurangan dan mendapatkan legitimasi yang kuat dari masyarakat.
“Kalau bukan kita semua yang menciptakan proses politik yang beretika, berdemokratis, bermartabat dan damai, siapa lagi,” ungkapnya.
Badingah juga berharap pelaksanaan pilkada yang aman damai serta kondusif jangan hanya sebatas simbol. Sesuai dengan jingle dan maskot yang diluncurkan, maka didalam tahapan harus benar-benar dijalankan dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, dia meminta kepada KPU selaku penyelenggara terus melakukan koordinasi dengan seluruh elemen yang mendukung dalam pelaksanaan agar pilkada menjadi pesta bagi masyarakat tanpa adanya gesekan atau pun keriuhan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Calon Independen Gugat KPU ke MA
“KPU tidak bisa bekerja sendirian. Jadi, koordinasi harus terus diperkuat guna pelaksanaan pilkada aman damai dan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.