Advertisement

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengerjaan Proyek Padat Karya Dilakukan dengan Protokol Ketat

Jalu Rahman Dewantara
Sabtu, 12 September 2020 - 08:47 WIB
Sunartono
Cegah Penyebaran Covid-19, Pengerjaan Proyek Padat Karya Dilakukan dengan Protokol Ketat (Dari kiri ke kanan) Kepala Bidang Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Boiran; Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Nur Wahyudi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kulonprogo, Rudiyatno saat jumpa pers tentang pelaksanaan program padat karya di masa pandemi Covid-19 di Balai Agung, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Jumat (11/9/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo memastikan program padat karya yang kembali dilaksanakan pada APBD Perubahan 2020 bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mengantisipasi penyebaran virus di lingkungan proyek.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja, Disnakertrans Kulonprogo Boiran dalam jumpa pers tentang pelaksanaan program padat karya di masa pandemi Covid-19 di Balai Agung, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Jumat (11/9/2020).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : 41.000 Pekerja DIY Terdampak Corona Akan Diakomodasi

"Kegiatan padat karya yang kembali digelar di samping untuk memulihkan kondisi ekonomi masyarakat karena dampak Covid-19, tentunya harus tetap mentaati protokol kesehatan, hal ini harus beriringan," ucap Boiran.

Boiran menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan dan kapanewon yang menjadi lokasi program padat karya untuk memastikan kegiatan itu benar-benar menerapkan protokol kesehatan, di antaranya kewajiban pekerja mengenakan masker, tidak berkerumun dan tidak bertukar alat makan.

Pekerja yang diprioritaskan merupakan warga sekitar proyek juga dicek suhu tubuhnya sebelum ikut dalam kegiatan tersebut. Jika suhu di atas 37,5 drajat celsius, maka pekerja diminta untuk istirahat di rumah.

BACA JUGA : Lurah Minta Kepastian Bantuan Padat Karya

"Yang bersangkutan boleh ikut lagi apabila di lain hari suhunya sudah normal dan kondisi tubuh fit," ucapnya.

Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Nur Wahyudi mengatakan kegiatan padat karya yang diperoleh Kulonprogo sebanyak 63 paket yang seluruhnya merupakan proyek infrastruktur fisik seperti pengerjaan jalan dan talut. Rincian paket itu meliputi 52 paket yang dikerjakan di APBD perubahan 2020, dan sisanya yakni 11 paket di APBD murni. Total dana yang digelontorkan untuk seluruh paket itu mencapai Rp5,6 miliar.

Terkait progres pembangunan padat karya yang dikerjakan dalam APBD murni sebanyak 7 titik sudah mencapai 99 persen dan satu titik sekitar 45-50 persen. Sisanya satu titik lagi yang akan dikerjakan pada APBD perubahan masih menunggu hasil evaluasi Gubernur DIY bersamaan dengan 51 paket lainya yang dikerjakan di APBD perubahan.

BACA JUGA : Gara-Gara Corona Program Padat Karya Tahun Ini Batal

"Untuk kegiatan padat karya di APBD Murni sudah dikerjakan sejak awal tahun, dan untuk yang APBD perubahan belum dikerjakan karena masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur DIY," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement